Di Taksir Kuntilanak

Assalamualaikum sobat KCH, perkenalkan namaku Jaenal Arifin bisa dipanggil jaenal, arif, ataupun apin. Terlalu banyak ya nama panggilannya, aku punya wajah ganteng dengan campuran darah jawa asli, mungkin dengan darah chinese dikit karena mataku sipit. Badanku bisa dibilang lumayanlah buat ukuran siswa SMK.

Oke langsung saja ke isinya. Waktu itu kalau tidak salah malam selasa kliwon. Waktu itu aku lagi ada di kampung di daerah Pekalongan dan waktu itu aku ziarah ke makan embah (kakek) yang ada di area hutan. Selesai dari ziarah aku pun pulang bareng orang tuaku dan aku berasa kayak ada yang ngikutin. “Pak kok kayak ada yang ngikutin kita ya?”.

“Gak ah itu perasaan kamu saja” aku dan bapak pun langsung pulang. Setelah itu kita pulang dan memang tidak terjadi apapun. Rumah saudaraku memang di pinggir banget dan juga terpencil. Saat malam tiba pas aku mau tidur, hembusan angin terasa sangat menusuk dan bulu kuduk langsung berdiri dengan tegaknya. Saat itu aku masih terjaga dari tidurku, samar-samar aku melihat cewek bergaun putih berwajah menyeramkan senyum ke arahku.

Reflek aku pengen teriak, tapi mulutku berasa kaku dan tidak bisa berkata apa-apa dan habis itu pandangan mataku gelap, dan tiba-tiba aku bangun sudah ada di mushola. Pak ustadz minta aku buat cerita semuanya. Setelah mendengar ceritaku, pak ustadz pun ke makam mbah dan dia berkomunikasi dengan si makhluk itu. Lalu menurut pak Ustadz si makhluk itu (kuntilanak) naksir sama aku dan sontak juga aku bilang ke pak Ustadz.

loading...

“Begini kamu boleh naksir sama aku. Tapi aku mohon jangan ganggu aku. Aku hargai perasaan kamu itu” pak Ustadz pun menyampaikannya dan semenjak hari itu, aku gak pernah diganggu oleh makhluk itu. Thanks for your attention sorry gak terlalu seram ya.

KCH

Jaenal Arifin

Sekedar kembali mengingatkan. “Jangan pernah baca ini sendirian” :)

All post by:

Jaenal Arifin has write 2,704 posts

Please vote Di Taksir Kuntilanak
Di Taksir Kuntilanak
Rate this post