Di Tunggu Pocong Saat Memasak

Assalamualaikum reader KCH. Semoga reader KCH selalu dalam lindungan Allah Swt. Sudah berhari-hari Weni gak update cerita-cerita baru disitus paling *emejing ini *ngalay dikit lah ya. Ternyata banyak cerita baru yang masuk, sampai-sampai Weni bingung mau baca yang mana, tapi kalau ceritanya mbak Dwy yang *cokil sih Weni gak mau ketinggalan *hehe.

Kali ini Weni akan menceritakan kejadian yang dialami oleh tetangga dari teman kerja Weni sewaktu Weni masih bekerja dipabrik roti. Oke tutup ballpoin saja ya *eh to the point maksudnya. Sebut saja bu Minah, seorang pedagang makanan keliling (Weni lupa jenis makanan apa yang dijual, seingat Weni sih nasi bungkus). Pekerjaan tersebut mengharuskan Bu Minah bangun dini hari untuk memasak dagangannya.

Sekitar pukul 02.00 Bu Minah bangun untuk memasak. Satu persatu bahan ia siapkan, tak lupa ia mengambil kayu bakar dibelakang rumah. Awalnya semua baik-baik saja, sampai suatu ketika Bu Minah merasa tidak enak hati. Bu Minah merasa seperti ada yang mengawasi, sedangkan didapur hanya ada dia seorang diri. Bu Minah berusaha tak menghiraukan perasaan tersebut, dia terus melanjutkan pekerjaannya.

Hingga jam kira-kira sudah pukul 03.00, hawa dingin semakin menusuk, padahal saat itu posisi Bu Minah sedang menghadap pawonan (tungku yang terbuat dari tanah liat). Perasaan Bu Minah semakin tidak karuan saat sudut matanya menangkap sosok yang sedang berdiri disamping pawonan. Karena penasaran Bu Minah pun memberanikan diri melihatnya, dan astaga disamping pawinan telah berdiri tegap sosok pocong.

Bu Minah tidak sempat melihat bagaimana rupa pocong itu, karena baru melihat separuh badan saja dia sudah memalingkan pandangannya. Suasana semakin tegang, Bu Minah berpura-pura tak melihat sosok itu. Dia terus saja melanjutkan pekerjaannya dengan perasaan ketakutan. Sembari melanjutkan pekerjaannya Bu Minah berkata dalam hati “saya lagi repot, kalau kamu datang cuma mau ganggu mending silahkan pergi, kalau gak mau pergi ya bantuin saya disini”.

Sosok itu tak bergeming sama sekali, dia tetap berdiri diposisi semula. Tak terasa adzan subuh berkumandang dan pekerjaan Bu Minah selesai lebih awal dari biasanya. Saat Bu Minah menoleh kearah sosok pocong tadi ternyata pocong itu sudah hilang entah kemana.

loading...

Bu Minah merasa lega, selain karena sosok itu sudah pergi, pekerjaannya juga selesai lebih cepat dari biasanya. Mungkin kah hal itu ada hubungannya dengan kehadiran sosok pocong tadi? Wallahuallam bissowab. Maaf kalau kurang seram, tapi ini real tanpa rekayasa. Wassalamualaikum.
Fb: Astri Mustika Weni

loading...
KCH

astri mustika weni

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

astri mustika weni has write 2.797 posts