Di Tunggu Pocong

Cerita ini dulu saat saya masih SD dan sampai sekarang masih bisa merasakan bahkan sesekali melihat tapi saya gak mau, saya belum siap untuk melihatnya. Ok lanjut ke cerita, nama saya khun (nama panggilan) saya asli orang Pandeglang tempat tinggal saya di tengah sawah, cuma ada 2 rumah sampai sekarang hanya ada jalan setapak lewati hutan dan pematang sawah, kendaraan motor mohon maaf enggak bisa jalan.

Waktu itu saya masih SD kalau di kampung, habis maghrib pergi mengaji pulang malam, saya takut pulang sendiri tapi saya sering di jemput bapak saya hanya pakai obor dari minyak tanah. Saya mulai melangkah masuk ke dalam hutan karena saya orangnya lincah, saya lebih cepat jalannya dan bapak saya jauh di belakang, pas itu ada angin suasana aneh, obor yang saya pegang bergerak dan apinya mati.

Sontak saya kaget dan dengan matinya obor saya, ada suara aneh kayak daun pisang di robek. Saat saya lihat di dekat pohon nangka, ternyata sosok pocong lagi berdiri. Saat itu saya gak bisa bergerak cuma saya berteriak sekencang-kencangnya, bapak lalu menghampiri saya sambil bilang istigfar, dia langsung mendekap saya. Saya hanya bisa menangis, saya takut karena saya lihat jelas mukanya itu bikin saya takut sampai sekarang saya parno banget.

Habis itu saya di bawa pulang, demam selama 3 hari sejak hari itu kalau saya pulang mengaji saya selalu dekat dengan bapak saya kalau pulang lewat hutan. Dan ternyata bukan saya saja yang pernah lihat penampakan di hutan tersebut, orang yang lewat hutan itu kadang lihat bukan hanya pocong, ada juga kaki di gantung di atas pohon dan masih banyak lagi. Itulah cerita saya, mohon maaf kalau ada salah kata, ini adalah cerita saya yang pertama kalau boleh nanti saya cerita lagi.

loading...
KCH

Khun

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

Khun has write 2,694 posts