Di Ubah Menjadi Tuselak Part 2

Baiklah inilah sambungan cerita “di ubah menjadi tuselak“. Dalam penglihatannya dia merasa dunia ini kecil sekali cuma sebesar nampan sehingga dia bisa mengetahui atau merasakan dimana mantannya berada. Segera saja dia berjalan keluar dari kamar kemudian berjalan menuju gerbang depan rumah ani. Kakaknya ani yang waktu itu sedang menonton televisi tidak merasa curiga sedikitpun atas perilaku oni sehinga dia melanjutkan menonton televisi tanpa bertanya.

loading...

Setelah mencapai gerbang depan rumah, oni tiba-tiba merasa sangat kelaparan dan dia mencium aroma makanan yang sangat menggoda berada diseberang jalan dipinggir got dan dia segera saja berjalan kesana. Ani yang saat itu menyadari oni sudah tidak ada disampingnya segera keluar dan mendapati kakaknya yang sedang menonton televisi kemudian bertanya kemana oni pergi, kakaknya menunjukan jari tangannya kearah gerbang depan rumah dan mengatakan tadi oni berjalan kesana.

Segera saja ani bergegas kegerbang depan dan mendapati oni sedang mengendus-endus bak sampah dan got yang ada diseberang jalan sambil meneteskan liurnya dia seolah-olah sangat menikmati aroma-aroma makanan yang sangat lezat yang ada didepannya.

Melihat hal tersebut ani berteriak memanggil oni dan menanyakan kenapa dia melakukan itu. Oni berkata kalau dia merasa sangat lapar dan mencium aroma makanan yang sangat menggoda berasal dari bak sampah itu dan dari got yang ada disampingnya. Menyadari apa yang terjadi ani segera memanggil kakaknya dan mereka berduapun akhirnya menyeret masuk oni kedalam rumah sebelum ada orang yang melihatnya.

Oni pun sempat meronta dan menolak tapi akhirnya dia menurut saja saat diajak masuk kembali kerumah. Ani berkata kepada oni bahwa sepertinya dia telah di ubah menjadi tuselak oleh sang dukun. Oni tentunya terkejut dan berkata kalau dia ingin kembali normal dan melepaskan ilmu selak ini. Kemudian kakaknya ani menyuruh ani membaca surat al Fatihah.

Oni pun mulai membaca tetapi setiap menyebut nama Tuhan dia tidak bisa mengucapkannya dengan benar sehingga bacaannya menjadi tidak jelas seperti orang membaca mantra. Kemudian kakaknya ani mengambil Al Quran dan mendekatkannya kepada oni, tetapi oni menolak memegangnya katanya ada hawa panas yang mendekatinya. Yakinlah kakaknya ani kalau teman adiknya ini mau di ubah menjadi tuselak dan pada keesokan paginya dia mengantar oni kembali ke dukun itu agar segera mencabut ilmu selak itu dari tubuh oni mumpung belum permanen dan belum digunakan oleh oni.

Akhirnya si dukun pun menyanggupinya dan melepaskan ilmu selak yang sudah dia pindahkan ketubuh oni. Setelah itu oni pun kembali normal seperti sedia kala dan melupakan dendamnya kepada sang mantan. Pembaca KCH, belajar dari cerita ini tidak selayaknya kita terlalu membenci kepada sesama manusia walaupun hati pernah tersakiti tapi sebaik-baiknya manusia adalah yang terlebih dulu memaafkan kesalahan saudaranya. Semoga cerita ini dapat menjadi penambah wawasan kita dalam menjalani hubungan dengan siapapun juga.

Sedikit info dari cerita teman-temanku tentang menjadi tuselak. Di tempatku orang akan menghindar bila mau dimandikan dengan air bunga setaman dengan menggunakan kuali baru karena itu salah satu cara ritual menjadikan orang tuselak. Dan katanya nih cara lainnya untuk menjadikan orang tuselak walaupun tidak meminta adalah dengan melangkahi tubuh yang sedang tidur sebanyak sembilan kali, biasanya dilakukan oleh pasangan yang ingin menjadikan pasangannya tuselak.

Bila terlanjur menjadi tuselak dan ingin melepas ilmu itu segeralah berobat dan bertobat dengan menghubungi kyai atau orang yang bisa melepaskan ilmu ini dari tubuh. Satu lagi ciri-ciri dukun yang katanya nih punya ilmu selak untuk tujuan jahat dan baik dibedakan dari rumahnya. Bila rumahnya beratapkan alang-alang itu artinya dia beraliran hitam dan jika rumahnya beratapkan ijuk berarti dia aliran putih yang mana ilmunya digunakan cuma untuk sekedar menolong orang. Tapi dizaman sekarang rumah orang sudah pakai genteng semua jadi agak susah membedakannya.

Ok sudah dulu ya ceritanya dan buat teman-teman yang ada di grup KCH semoga tersalurkan keinginannya memberikan komentar pada cerita KCH yang sudah dipublish. Dan bagi teman-teman yang baru gabung jangan kaget kalau grup KCH dihuni oleh orang-orang yang terkadang komentarnya gak nyambung, seperti yang sempat dikatakan oleh nurul yang mengatakan isinya orang ½ (entah apa maksudnya *hehe) dan andi yang mengatakan isinya orang yang kurang 1 ons (gak tahu juga maksudnya) saat awal bergabung. Gak ada maksud lain dari komentar teman-teman yang *gokil cuma untuk lebih akrab satu sama lain.

Untuk dwi, weni, yain, bismi, bayu, adimas, marwan, darma dan semuanya yang tidak bisa disebut satu persatu terutama tentu saja bang john (gak nyangka diceritanya sampai nangis di ganggu si kunti berbaju merah, walau akhirnya mendpatkan dekapan hangat dari senior) semoga sehat selalu. Eh satu lagi salam buat gina, mari bergabung di grup karena bayu sangat penasaran dengan sosok gina sampai terbawa mimpi (semoga saat cerita ini publish gina sudah gabung). Di penghujung cerita ini akhirnya aku harus mengucapkan satu kata penting untuk kita semua yaitu “sekian”.

Yandi Lalu

yandi

Facebook - Yandi Lalu »Instagram - @yandilalu

All post by:

yandi has write 87 posts