Dia Siapa?

Hai, bertemu lagi denganku Nissa. Kali ini aku akan menceritakan sebuah pengalaman yang aku alami di desaku sendiri. Yha, desa yang konon selama ini masih menyimpan sebuah misteri yang belum terpecahkan, Majasto. Desaku sendiri terletak di Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo. Oke, tanpa basa basi langsung saja simak ceritaku.

Pada suatu hari, saat aku masih berumur 8 tahun atau sekitar kelas 3 SD (maaf, rada-rada lupa), aku berkunjung ke Gunung Majasto. Yha memang, di desaku ada gunung yang dipakai untuk menguburkan orang meninggal. Saat itu dengan santai dan seenaknya aku bermain-main di nisan yang belum terpakai. Waktu itu sih, aku bermain layaknya seorang dalang (maklum, masih kecil). Di saat itu pula, ibuku mengambil videoku.

Entah kebetulan atau apa, nisan yang kubuat untuk bermain berada tak jauh dari pohon kamboja, sebuah pohon yang konon memiliki cerita seram tersendiri. Tidak ada kenehan di sana. Hanya saja, suasana saat itu sangat sepi karena hanya aku dan ibuku saja yang pergi ke gunung. Setelah cukup lama kami berada di gunung, ibuku pun mengajak pulang.

Awalnya sih, aku menolak ajakan ibuku. Karena apa? Karena aku belum puas bermain-main di nisan itu. Akhirnya, ibuku mengalah dan menungguku bermain. Tetapi, siapa yang menyangka? Dari kejauhan sayup-sayup terdengar suara lolongan serigala. Maklum, setengah dari kawasan gunung itu adalah hutan belantara yang mungkin masih dipenuhi oleh beragam hewan buas, tak terkecuali serigala.

Karena takut mendengar suara lolongan serigala itu, aku pun mengajak ibuku untuk pulang. Sesampainya aku dan ibuku di rumah, ibuku langsung melihat videoku yang bermain-main di atas nisan. Tetapi betapa terkejutnya kami, saat kami lihat di video itu ada seorang wanita yang mengintip dari balik pohon kamboja. Wanita itu berambut pendek lurus dan memakai gaun hitam.

Matanya terlihat seperti melotot ke arahku. Dia seperti tidak suka denganku yang seenaknya saja bermain di atas nisan. Video itu sempat menghebohkan keluargaku, termasuk saudara-saudaraku. Mereka sempat tidak percaya dengan video itu, tetapi setelah mereka pause di bagian penampakan wanita tersebut, mereka baru benar-benar percaya.

Sampai saat ini aku sendiri masih bingung dengan sosok wanita misterius yang ikut terekam dalam videoku yang bermain-main di atas nisan. Mungkinkah dia pemilik nisan itu? Atau bahkan, dia penunggu pohon kambojanya? Huft sampai saat ini aku masih penasaran dengan sosok wanita misterius yang memakai gaun hitam tersebut. Ingin rasanya aku putar video itu lagi, tetapi apa boleh buat.

Video itu menghilang bersama rusaknya handphone yang ibuku pakai untuk merekam moment tersebut. *Siapapun kamu, aku minta maaf. Aku tidak bermaksud untuk merusak nisan itu. Aku hanya menggunakan nya untuk bermain, tidak lebih.* Kini aku kapok bermain-main lagi di atas nisan yang mungkin juga memiliki cerita seram tersendiri. Aku berjanji tidak akan mengulanginya. Tidak akan. Terima kasih sudah membacanya.

loading...

Share This: