Dia Suka di Bangku Belakang

Assalamualaikum KCH, jangan pernah bosan membaca kiriman dari dwi walau kadang ceritanya tak seseram wajah dwi. Kali ini kisah horor di sekolahku sewaktu masih SMP, bangunan sekolahku terbilang cukup tua, karena bapakku juga adalah jebolan dari sekolahku. Waktu itu aku masih kelas 8, dan hanya bangunan kelasku yang baru di renovasi.

Ketika waktu istirahat pertama, entah hari itu sangat sepi sunyi. Biasanya ada yang mengobrol di depan kelas, tapi hari itu entah tidak ada seorang pun, bahkan di ruang kantor yang dekat dengan kelasku pun tidak ada suara dari guru-guru. Aku hanya terdiam terpaku, buku yang ku baca tidak fokus aku pahami. Tiba-tiba aku mendengar suara kursi dari belakang bangku seperti di geser.

loading...

Aku mulai merinding, ku beranikan diri untuk melihat ke belakang dan mengecek bangku yang tergeser. Ku lihat bangku belakangku normal, tapi di bangku paling belakang atau belakang bangku yang ku cek sedikit bergeser ke belakang, seperti ada yang menduduki. Perasaanku mulai panik, ketika aku akan lari keluar tiba-tiba yuni (temanku) berlari masuk ke kelas.

Lalu dia heran, kenapa aku di bangku belakang. Lalu aku bilang ke dia yang aku dengar (daripada saya di tuduh macam-macam). Lalu dia terkejut dan bilang kepadaku bahwa kelas ini paling angker, setelah itu dia pergi keluar kelas lagi sambil ketakutan. Akhirnya saya sendirian lagi di dalam kelas, ku pikir aku juga ikut keluar, tapi setelah melihat jam di dinding ternyata 5 menit lagi bel masuk akan berbunyi.

Dan akhirnya saya kembali duduk di bangku sambil menghiraukan kejadian tadi. Beberapa hari kemudian, di jam istirahat ke 2. Aku dan salah 1 temanku namanya anjar. Dia sedang berdiri di depan papan tulis sambil mengobrol denganku yang lagi asyik duduk di bangku aku sendiri. Tiba-tiba ada suara kursi tergeser yang seperti akan di duduki, posisi kursi itu no 2 dari belakang milik iksan.

Sontak kami kaget, lalu temanku anjar yang terbilang manja dan penakut ini langsung berkata “ih apa itu, seram amat”, dan tiba-tiba dia berlari keluar kelas tanpa berpamitan padaku. Karena aku tidak mengganggu dan tidak ada penampakan ya saya cuek saja, toh/karena sudah 2 kali di ganggu dan aku masih tidak apa-apa, kenapa harus takut? Pikirku. Sekian.
Note: jangan pernah takut karena kita sama-sama makhluk ciptaan Allah.

Dwy Dwi Dandwi

Dwy dwi dandwi

Jangan baca ini sendirian ya... :D by: penulis amburadul horor dari lampung tengah.

All post by:

Dwy dwi dandwi has write 118 posts