Dia Teman Masa Kecilku

Pagi itu dikelasku pak guru mengenalkan kepada kami bahwa ada anak baru yang bernama Kathy Elliztina, dia berasal dari Jakarta dan mukanya tak asing bagiku. Singkat cerita, banyak temanku yang merasa aneh dengan Kathy karena saat disapa dia tidak menjawab, diajak tersenyum dia biasa saja dan diajak ke kantin dia menolak. Banyak temanku yang bilang dia misterius dan tidak sedikit pula yang bilang dia sombong.

Karena sangat penasaran maka aku dan salah satu temanku, berpura – pura ingin menjadi sahabatnya dan tanpa disangka Kathy pun mau menerima kami menjadi sahabatnya. Rencana kami berdua sangat berjalan lancar. Kami mulai bertanya – tanya tentang dirinya, tapi dia tidak pernah mau menjawab pertanyaan kami. Namun suatu hari aku dan temanku ingin main kerumah Kathy, tapi ia menolak keinginan kami.

loading...

Setelah pulang sekolah aku dan temanku akhirnya mengikuti Kathy dari belakang, namun Kathy tidak tau jika dia kami ikuti. Akhirnya Kathy berhenti di sebuah rumah, namun dia menangis didepan rumah itu dan kemudian dia pergi. Sebenarnya kami ingin mengikutinya lagi tapi kami lebih penasaran pada rumah yang didatanginya tadi. Akhirnya kami beranikan diri untuk mendatangi rumah itu. Setelah aku mengetuk pintu rumah, keluarlah seorang ibu yang sepertinya aku kenali. “Nessya?” Kata ibu itu.

Aku : kok ibu kenal saya? Ibu siapa ya?
Ibu. : Ibu adalah ibu Intan, ibunya Kathy teman masa kecil kamu. Ibu tau kamu pasti lupa sama Kathy kan?
Aku : Iya, bu.
Ibu : Kathy adalah teman masa kecil kamu yang kini telah tiada karena sakit parah.
Aku : Apa? Tapi Kathy itu anak baru disekolah aku. Dia aneh dan sangat pendiam.
Ibu : Pasti dia ingin melihatmu. Karena dia sangat rindu pada teman masa kecilnya.
Aku : Kalau begitu antar aku kemakam Kathy bu, aku ingin arwah Kathy tenang.
Ibu : Baiklah.

Setelah itu aku, ibu Intan dan temanku berziarah kemakam Kathy, aku juga mendoakan supaya dia tenang. Setelah aku datang kemakamnya, sejak itu juga Kathy pun tidak pernah mendatangi sekolahku lagi.

Share This: