Dia Yang Mengikutiku

Hallo sobat KCH, jumpa lagi denganku angga, ini ceritaku yang ke 2 setelah ceritaku yang berjudul “Antara Sadar dan Mimpi”. Untuk cerita tentang kostku yang super angker nanti aku share kapan-kapan. Kali ini aku mau share kisah nyataku yang sampai sekarang pun masih tetap aku alami. Dulu, sewaktu aku masih kelas 2 SMP (tahun 2001), aku punya pacar, sebut aja namanya puput, kita pacaran lebih dari 6 tahun.

Tapi sayang, memasuki tahun ke 5 hubungan kami, pacarku didiagnosa kena leukimia, sehingga genap tahun ke 6 kita pacaran. Tuhan mengambil pacarku. Bulan demi bulan berlalu dan sekalipun aku gak terpikir untuk cari pacar lagi. Tiap aku melamun dan tiap aku kemana-mana, baik siang atau pun malam, seperti ada yang mengikutiku, tiap aku bengong dikamar, aku merasa ada yang meluk aku dan belai rambutku.

loading...

Sampai suatu saat aku ketemu dengan temanku yang punya indra ke 6, aku ngobrol sama dia tentang kejadian yang aku alami, dia bilang “ya iyalah, lagian tuh pacarmu masih disampingmu kok”. Saat itu pun air mataku jatuh, aku gak nyangka kalau dia yang mengikutiku setiap hari. Temanku pernah nawarin buat misahin dia dari aku biar dia gak ngikutin aku lagi, tapi aku menolaknya.

Sampai sekarang pun, tiap aku sendiri atau ada masalah. Dia selalu datang dan sayup-sayup selalu aku dengar dia bilang “yang sabar”. Tiap sebulan sekali aku ke makam dia untuk doain dan nyekar, pasti tiap habis baca doa, aku dengar dia bilang “terimakasih”. Sekian dulu cerita tentang kisah nyataku, kapan-kapan aku share cerita mengenai penampakan-penampakan dikostku. Maaf kalau gak seram ya ceritanya, hehe.

Share This: