Dia yang Menyeramkan

Hello sahabat semua! Perkenalkan nama saya leni rianti panggil saja Ana. Ya sedikit tidak nyambung tapi itu nama panggilan saya dirumah. Ok, langsung saja ya. Saat itu saya masih kecil belum tahu apa-apa. Sekitar berumuran 2 atau 3 tahun. Pada malam hari (gak tahu jam berapa), saya dan orang tuaku ingin pergi ke Kisaran, Medan. Saya diperintahkan mamakku untuk tetap diruang tamu, sambil makan jajan dengan keadaan pintu depan terbuka.

Entah apa yang membuatku melihat keluar. Aku melihat dia yang menyeramkan berada dekat jemuran tetangga depan rumah. Aku terkejut dan berpikir “kenapa ada orang yang wajahnya menyeramkan?” aku biasa saja karena kan aku tak tahu apa-apa. Aku melihatnya terus dan terus dengan wajah yang bingung. Dia berjalan maju mundur tanpa kaki seperti melayang-layang diudara.

Aku mendekatinya, sangat dekat dan dekat sekali, dan saat aku melihat dia. Lalu dia kembali melihatku. Aku terkejut karena mata dia berserakan, wajahnya penuh dengan darah, tangan yang tersembunyi dibalik bajunya, rambut yang sangat panjang. Aku menjerit karena dia memelukku dan saat itulah pandanganku menjadi gelap seketika, seperti sedang tertidur tapi didalam tidur badanku terasa dipaksa untuk bergerak.

loading...

Saat badanku dipaksa untuk bergerak ada yang menyiramkan air putih yang sangat panas ketubuhku. Aku merasa kesakitan, terasa aku sudah tak bernyawa lagi. Aku berteriak tapi bukan aku yang berteriak. Lalu ada yang membacakan ayat-ayat suci Al-Quran kekupingku. Aku merasakan terbakar dan ada suara wanita yang kudengar dia mengatakan “aku adalah mama tirimu, aku rindu padamu nak. Kau sudah besar ya. Aku ingin sekali memelukmu. Aku ingin kau mencariku ditempat pertama kali kita bertemu. Mama meninggal karena dibunuh. Tolong aku nak!”.

Lalu suara yang kudengar itu pun hilang, badanku terasa agak enakan. Paginya, aku terbangun dengan badan yang terasa sakit semua. Aku mengingat kata-kata yang kudengar dalam tidurku (aku sih gak percaya) tapi dengan rasa penasaran aku pergi keruang tamu, memberitahu mama dan ayahku. Mamaku tak percaya tapi ayahku percaya. Lalu ayah menggali tanah tempat aku bertemu dengan dia pertama kalinya. Dia melihat ada sekumpulan kerangka tulang manusia dan rambut. Ayahku menangis tersedu-sedu lalu menjerit “Leni!”.

Aku terkejut ayah memanggil namaku dan aku bertanya padanya “ayah kenapa memanggil namaku?” lalu ayahku menjawab “dulu nak, sebelum ayah menikah dengan mamamu, ayah menikah dengan seorang wanita cantik yang namanya Leni. Ayah meninggalkannya saat ayah hendak pergi kerja dan ayah mendapatkan kabar kalau Rumah ayah mengalami perampokan, istri ayah leni hilang gak tahu kemana dia. Dan sekarang ayah tahu dia sudah ada disisi Allah SWT, saat ini. Jadi nama mama tirimu ayah berikan kepadamu nak”.

Sekian dengan cerita saya, maaf jika tidak menyeramkan menurut kalian dan maaf juga kalau ada salah kata yang saya ketikan.
Line: lenirianti.com

KCH

leni rianti

Sekedar kembali mengingatkan. “Jangan pernah baca ini sendirian” :)

All post by:

leni rianti has write 2,704 posts

Please vote Dia yang Menyeramkan
Dia yang Menyeramkan
Rate this post