Diikuti Hantu Setelah Nonton Film Horor

Kisah ini bermula setelah kami pulang dari nonton film horor terbaru yang ada di bioskop yang kalo tidak salah film horor indonesia, begini awalnya. “Halo, iya rif” ucap pacarku melalui telp. “Um kayaknya kamu tunggu aja di kost ya, soalnya lagi hujan deras. Oke bye”. Tadinya aku mau pergi ke kampus, cuma karena arif bilang jangan. Jadi aku tunggu dia di kost dan maksud aku dari pada aku tunggu dikost mending aku tunggu di kampus. Aku dan arif sudah lama pacaran hampir 3 tahun.

Arif adalah anak sastra inggris tahun 2006 sedangkan aku anak sastra jepang tahun 2009, arif sangat sibuk dikampus hingga tidak banyak waktu untuk berduaan lagi seperti sore itu. Hampir jam 10 malam arif tiba di kost, aku sedikit kesal dengannya karena jadwal film horor yang kami akan tonton sudah lewat 1 jam dan arif pun meminta maaf karena tadi seniornya menyuruh untuk menyelesaikan pekerjaan kampus di ruang himpunan.

Aku masih tidak terima karena setelah hampir 2 bulan kita tidak pernah keluar sama-sama lagi dan akhirnya arif mengajak aku pergi menonton film horor di jam midnight. Syukurlah akhirnya arif mau menebus kesalahannya, singkat cerita kami pun pergi ke salah satu bioskop dan film horor yang akan kami tonton lumayan cukup larut.

Malam itu entah kenapa tiba-tiba saja aku merasa tidak enak, dan tidak nyaman. Aku hanya senyum ketika arif berkata “hey kamu kenapa masih cemberut juga, masih marah ya sama aku?”. Aneh aku gak biasanya seperti ini, film horor ini sudah hampir setengahnya aku tonton. Tanganku masih melingkar di lengan arif, mataku mendadak menjadi sangat berat.

Tanpa tersadar aku tertidur, mungkin hanya beberapa saat aku tertidur. Penciuman dari hidung membangunkanku dan aku mengendus bau yang amat menyengat. Aku melihat ke arah arif, dia masih terlihat fokus ke layar besar yang ada dihadapanku. Aku sibuk mencari dimana bau itu berasal, saat aku menanyakannya pada arif dia hanya menggeleng tidak tau.

Astaga, aku kaget dan ini benar-benar nyata ketika aku memalingkan wajahku ke sebelah dengan mata yang terbelalak aku menyaksikan pemandangan yang menyeramkan, tepat disebelahku ada sesosok makhluk yang terbungkus kain putih. Dengan kepala atas terikat dan muka lebam menyeramkan, hidung tertutup kapas dan suaranya seperti orang mendengkur.

Badanku mendadak gemetar, mulutku menganga seperti susah menutup. Aku mengguncang-guncang badan arif tapi nampaknya dia tidak bergeming, aku terus memanggil nama arif tapi kayaknya dia sama sekali tidak menggubrisku. Aku berbalik ke arah arif dan ini lebih mengejutkan lagi, wajah arif berubah seketika menjadi menyeramkan.

Arif yang aku peluk berubah menjadi kain putih dengan wajah penuh lebam sama seperti makhluk pertama yang aku lihat. Astaga, posisiku sekarang diapit kedua makhluk menyeramkan yang berkain lusuh dan kotor lalu muka lebam dengan lidah yang menjulur serta hidung yang tertutup kapas. Aku sangat kenal dengan makhluk yang kulihat itu, ini pocong. Aku memejamkan mata sambil berteriak-teriak tidak jelas dan tidak lama setelah itu.

“Neng bangun, film horornya sudah selesai. Ayo pulang” aku membuka mata dan terlihat seorang pria membangunkanku dan itu adalah arif. Aku melihat ke sekelilingku, kenapa banyak orang yang melihat aku dan mereka berjalan beranjak dari bangku mereka lalu turun. Dan lampu bioskop menyala, mulai memperjelas pandanganku. Ternyata ini cuman mimpi, tapi kenapa tadi nampak sangat begitu nyata.

Kepalaku pusing dan mataku berkunang-kunang sambil jantungku berdetak begitu cepat. Aku meminta arif untuk segera mengantarku pulang, aku pun memeluk arif dari belakang yang sedang mengawasi jalan dengan motornya. Aku hanya tertunduk lemas dan masih ketakutan memikirkan hal tadi yang nampak semua itu nyata.

Sepanjang jalan aku hanya diam, arif terus memberondongku dengan pertanyaan. Ada apa denganku, dan kenapa aku diam lalu sampai akhirnya aku dan arif tiba di kost. Arif memeluk aku sambil berpamitan pulang, aku hanya terdiam sambil membalas pelukannya. Tapi aku bisa melihat raut wajah arif yang mencemaskanku dan lalu tangannya mendekap tanganku sambil menuntunku ke dalam kost.

Sesampainya dikamar, arif memintaku agar untuk berhati-hati. Arif menyuruhku untuk cepat istirahat dan aku mengangguk lalu dia menyelimutiku. Mataku pun akhirnya terpejam dan aku pun tertidur, lalu aku melihat wajah arif dalam keremangan cahaya kamar melulur dan menghilang. Lalu baru saja aku tertidur aku merasa kalo kasurku sangat sempit, aku bangun dan aku mendapati arif yang sedang tertidur disebelahku.

Tidurnya mendengkur, dia tampak kelelahan. Arif tidur dengan jaket tebal lalu aku pun segera memperbaiki posisi tidurku. Aku berikan sebagian tempat kasurku kepada arif, dan dengkuran arif semakin keras namun hal itu membuatku tambah lebih nyaman. Aku sudah tidak merasa takut lagi, dan aku pun tertidur. Aku merasakan tangan arif memeluk aku dan dalam kehangatan itu aku merasakan ketenangan, tiba-tiba tidurku terganggu karena ada sebuah telepon panggilan masuk di handphoneku dan ketika aku lihat tertulis dari arif.

Seketika, semuanya berubah “Sayang aku minta maaf ya sudah buat kamu bete hari ini jadi terlambat nonton film horor di bioskopnya, dan aku baru sampai rumah nih. Kamu cepat istirahat ya, mulai besok aku akan temani kamu kemanapun kamu mau. Sekarang kamu istirahat, Aku sayang sama kamu”. Kalo suara itu berasal dari arif yang sudah sampai dirumah, lalu yang sedang berada disamping sambil memeluk ku sekarang ini siapa?.

loading...

Share This: