Duduk Bersama Kuntilanak

Hai namaku arifa, aku ingin menceritakan kisah seramku kepada kalian. Pada malam hari aku sedang makan di Cafe bersama teman temanku. Saat itu teman temanku yang datang ke cafe baru sedikit, saat semua temanku sudah datang semua kami mulai berbincang bincang. Dan jam sudah menunjukan pukul 22.00 teman temanku sudah pada pulang, tapi karena hujan aku masih menunggu reda.

Dan pada jam 23.00 hujan masih saja lebat padahal cafenya sudah mau tutup dan di cafe itu hanya ada diriku dan juga orang yang menjaga kasir. Setelah jam 23.30 akhirnya hujan pun sedikit reda, lalu saat aku akan berdiri dari kursi aku merasa ada orang yang mencegahku untuk berdiri. Aku melihat ke belakang, tidak ada siapa siapa mungkin itu hanya perasaanku saja.

Saat aku duduk kembali aku merasa ada yang aneh karena seperti ada orang yang menemaniku duduk. Lalu aku berusaha untuk berdiri dan akhirnya aku bisa berdiri dan aku memalingkan wajahku. Aku tidak melihat ada siapa siapa dan bulu kudukku pun berdiri. Dan aku akhirnya cepat cepat pulang dan saat di mobil aku sayup sayup mendengar suara “aeh aeh…” dari kursi belakang dan menabah kesan menyeramkan bagiku.

loading...

Lalu aku memberanikan diri untuk melihat ke belakang. Dan aku pun terkejut karena aku melihat kain putih yang penuh darah dan aku juga melihat muka seseorang yang hancur. Aku pun langsung pingsan dan saat aku sadar aku sudah berada di rumahku dan aku menceritakan semuanya kepada orantuaku.

Share This: