Foto Keluarga Bagian 2

Sebelumnya foto keluarga.

“Aku gak bisa tidur ya, masih mau main sama Gabel (nama bonekanya)” kata oni.
“Ya sudah jangan lama-lama, kalau susunya sudah habis langsung tidur ya. Ayah ngantuk mau tidur, besok berangkat kerja” timpal ayah.
Kebetulan kamar pak sam dan anaknya saling berhadapan dan berdekatan dengan ruang keluarga, melihat pintu kamar oni yang terbuka dan terlihat oni sedang tidur sambil memeluk gabel bonekanya.

“Hah, bukannya tadi oni sedang bermain boneka?” bertanya dalam hati.

Pak Sam sontak heran karena dia merasa baru saja ngobrol dengan anaknya. Pak Sam menoleh kebelakang seketika “*gelegar!” suara petir menyambar, terlihat sosok bayangan hitam di luar kaca jendela rumah, sosok itu tak begitu jelas karena tertutup gorden dari dalam rumah.

“Subhanallah! Allahuakbar. Astagfirullah aladzim. Enyahlah kau jin dari rumah ini, jangan mengganggu keluarga saya” kata pak Sam.

loading...

Pintu samping rumah ruang keluarga terbuka perlahan padahal pintu itu dalam keadaan terkunci. Perasaan pak Sam semakin takut karena ruangan begitu gelap hanya ada cahaya dari luar, pak Sam lalu menyalakan lampu ruang keluarga dan berjalan menuju pintu sambil membaca ayat Qursy. Sesampainya didepan pintu rumah listrikpun padam keadaan semakin mencekam saat seluruh ruangan maupun diluar ruangan begitu gelap di tambah anaknya oni yang teriak terbangun dari tidurnya karena takut mendengar suara petir.

“Ayah, Ibu” ucap oni. Pak Sam langsung menutup pintu dan menguncinya lalu menghampiri kamar anaknya untuk bisa menenangkannya.

“Iya nak, ayah segera datang. Kamu tenang saja disitu” kata ayah. “*Bruk!” ayah terjatuh karena tersandung oleh sesuatu, ayah merasa kesakitan pada lututnya yang terbentur lantai.

“Aduh, Lututku” kata ayah kesakitan.
Saat dia memegang lututnya yang kesakitan itu, terlihat sesosok berpakaian putih merangkak di hadapannya dengan mukanya tertutup rambut, dialah yang barusan yang memegang kaki pak sam hingga terjatuh. Pak Sam yang tak bisa bangun mencoba mundur kebelakang dengan cara ngesot dan masuk kekamar oni.

Kejadian ini belum berakhir, saat pak Sam baru menghela nafas yang terengah-engah, dia melihat oni berjalan seperti zombie yang merunduk dengan membawa gabel bonekanya menghampiri pak Sam. Seketika pak Sam pingsan karena lemas hingga keesokan harinya oni melihat ayahnya tertidur di depan pintu kamarnya dan memanggil ibunya.

“Ibu, ibu, lihat ayah” teriak oni.

Seisi rumah sontak geger, ibu yang melihat suaminya tergeletak dilantai pun panik dan memanggil ambulan agar di bawa kerumah sakit dan di periksakan kondisinya.

06.45 pagi, ibu ponikem dan anak-anaknya ikut ke rumah sakit dengan naik ke mobil ambulans, karena keadaan darurat ibu nike menelepon pihak sekolah meminta ijin untuk kedua anaknya tidak masuk sekolah karena keadaan darurat. Sesampai dirumah sakit pak Sam langsung di bawa ke ruang UGD untuk diperiksa dan untuk mereka disuruh menunggu di depan pintu UGD.

“Bu, ayah kenapa?” tanya oni.
“Iya bu, ayah kenapa?” sahut slam.
“Ibu juga tidak tahu nak, doa kan saja ayahmu tidak kenapa-kenapa ya” jawab ibu.

Terlihat dari raut muka ibu nike yang pucat dan sangat cemas dengan keadaan suaminya. Tak berapa lama dokter yang memeriksa suaminya keluar, ibu nike langsung menanyakan kondisi suaminya.

“Gimana dok dengan kondisi suami saya? Apa dia baik-baik saja, saya sangat khawatir dengan keadaanya dok” tanya ibu. Bersambung ke foto keluarga bagian 3.

FP: Dimas zaenal arifin

Dimy

Dimy

Hanya pemuda lajang yang bercita-cita menjadi penulis skenario film tersukses!
FP : dimas zaenal arifin
Contact : 083-844-160-560/DCFC399F
kata bijak “Suka’-suka’ akulah..”

All post by:

Dimy has write 12 posts

Please vote Foto Keluarga Bagian 2
Foto Keluarga Bagian 2
Rate this post