Foto Wanita Kerudung Hitam

Semenjak dulu, aku selalu tertarik dengan acara Nightmare Side, kalimat “Jangan Pernah Dengerin Nightmare Side Sendirian” Awalnya aku tidak percaya, tapi akhirnya aku mengalaminya sendiri. Namaku Dikta, sekarang aku duduk dibangku SMA di daerah Bandung. Pada hari itu kelasku sedang mengadakan kelas IT, ini adalah pelajaran yang aku sukai, karna bisa dapet wifi gratis.

Aku dan teman-temanku pun asik mengerjakan tugas sambil browsing internet, ketika kita sedang asik browsing, salah satu temanku terlihat kebingungan. Matanya melihat ke kanan dan ke kiri, seakan mencari sesuatu. Aku pun bertanya “hey kenapa lo, kesambet ya. Dari tadi celingak-celinguk gak jelas gitu?”.

Dia bilang, katanya di kelas ini dulu ada foto wanita kerudung hitam. Mendengar hal itu, tiba-tiba bulu kuduk ku berdiri. Dia juga bilang, jangan pernah melihat foto itu. “katanya jangan lihat, tapi lo malah nyari” celetuk ku sambil tertawa. Wajah temanku seketika jadi serius, katanya foto itu sudah lama disini.

“duh bro, apaan sih foto doang. Foto yang mana sih, yang itu?”. Aku terbangun dari tempat duduk dan terlihat ada sebuah foto dipojok ruangan ini. Sejak dulu aku tidak pernah memperhatikannya, sekarang aku baru tau, ada foto wanita cantik kerudung hitam disini. Ekspresi wajahnya datar, tapi yang aneh, matanya itu seakan melihat kemanapun aku bergerak.

“Namanya juga foto kali ya” gumamku dalam hati. Kelas IT pun selesai, namun aku tidak segera pulang. “pak, numpang broswing sebentar ya” Ijinku ke guru, dan beliau mengijinkan. Beliau pun pergi meninggalkanku dan beberapa temanku yang masih ada diruangan ini. Aku asik browsing sambil mendengarkan lagu di komputer. Saat itu jam menunjukkan pukul 4 sore, sampai. “eh.. eh dengar gak? kalian dengar gak?”.

Ketika kami sedang mendengarkan lagu, aku merasa seperti ada seorang wanita yang sedang menyinden, terdengar ketika aku sambil mendengarkan lagu. Ketika aku matikan lagunya, suara seorang wanita yang sedang menyinden itu tidak terdengar lagi, namun aku mendengar suara seseorang. “Eh, kalian dengar gak sih, tadi ada yang nyinden? sekarang malah ada suara bisik-gitu gitu?” tanyaku. Tapi kata mereka tidak mendengar apa-apa.

“mungkin aku salah dengar kali ya” bisik ku coba menenangkan pikiranku. Karna takut terlalu malam, kami memutuskan untuk pulang. Jam menunjukkan pukul 5 sore ketika aku sampai dirumah. Saat itu dirumah seakan tidak ada siapa-siapa. Sepertinya, tapi “Assalamualaikum.. mah, teh. Mahhh.. mamah”. Aku mendengar ada suara dari dapur, tapi ketika aku lihat, tidak ada siapa-siapa disana.

Dan saat itu, aku merasa ada yang sedang memperhatikanku, ada yang sedang terus melihatku. “Ah, gak ada siapa-siapa, tapi kok kayak ada yang lihatin yah?”. Bulu kuduk ku pun berdiri, entah mengapa aku merasa gak berani dirumah, maka aku putuskan untuk menginap dirumah temanku yang kebetulan jadi tetanggaku. Aku kesana dan meminta ijin untuk menginap, aku pun diperbolehkan nginep.

loading...

Belum satu jam aku disini, kami sudah asik saling bercanda, sampai ketika jam menunjukan pukul 10 malam, kami pun beranjak untuk tidur. Hari ini kamis, berarti waktunya acara “Nightmare Side” di Radio, dan aku pun coba mendengarkan untuk menemaniku sebelum tidur, tapi acaranya belum mulai. Ketika aku dan temanku sedang mendengarkan sambil tiduran. Tiba-tiba diatas langit rumah ini aku mendengar seperti ada aktivitas.

“Ah, mungkin tikus atau kucing” pikirku. Sampai acara Nightmare Side pun mulai. Aku berkonsentrasi mendengarkan acara Nightmare Side ini, temanku yang ketakutan ninggalin aku sendirian di kamar. Hingga akhirnya aku dengerin Nightmare Side sendirian. Sampai aku pun ketiduran. Tapi samar-samar aku masih mendengar suara lantunan, lantunan seorang wanita.

Aku masih mengaggap itu backsound dari acara “Nightmare Side”. Lalu sekarang aku merasa, ada yang mengelus kepalaku. Mengelus perlahan-lahan. Pelan dan sangat terasa sebuah tangan mengelus rambutku. Siapa ini? Karna penasaran, aku pun membuka mataku, aku terbangun dan ketika kulihat. Astaga, yang sedang mengelusku seorang wanita memakai kerudung hitam. Itu adalah wanita yang ada dalam foto lukisan dikelas itu. Aku ingin berteriak tapi suaraku tidak keluar, aku tidak bisa bersuara.

Wanita itu melihatku dan menatapku sambil berbisik. Aku pun langsung membaca doa yang aku bisa, tapi mulutku seakan tidak bisa berkata dan tidak bersuara. Dia mengulurkan tangannya ke arahku dengan muka yang terlihat menyeramkan, tangannya perlahan mendekatiku dan menyentuh leherku. Lalu wanita itu mulai mencekik ku. Aku tidak bisa bernafas. Sampai akhirnya pandanganku buram dan aku tak sadarkan diri.

Ketika aku bangun, temanku sudah ada disampingku dan aku pun menceritakan kejadian yang barusan aku alami. Ternyata temanku juga mengalami hal yang sama, dia diganggu wanita berkerudung itu. Seminggu kemudian aku coba mencari sejarah tentang foto wanita berkerudung itu, tapi aku tak mendapatkan jawaban, sepertinya pihak sekolah sengaja merahasiakannya. Apapun itu dan apapun sejarah dari foto wanita berkerudung itu, aku mulai menghargai makhluk itu, menghargai makhluk lain yang ada di dunia ini. Aku mulai lebih banyak beribadah dan menjaga tingkahku. Karna apapun yang kita lakukan, akan diperhatikan oleh mereka.

Share This: