Gang 99X

Hai para pencinta cerita seram, kenalin nama aku jerrico rafaldi biasa dipanggil jerri, ok aku mau berbagi cerita nih, ok langsung masuk saja ke ceritanya. Cerita ini aku alami saat 3 tahun lalu tepatnya setelah tamat bangku SMP, saat liburan tengah berlangsung aku bersama sahabat-sahabat ku pergi menginap di villa salah satu sahabat ku namanya hendra, tempatnya sih hampir dekat puncak. Aku pun bersiap-siap dengan menggendong ransel ku yang cukup berat ini menunggu jemputan dari si hendra, setelah cukup lama menunggu aku pun bergegas berpamitan kepada ibu dan ayah ku.

Sepanjang perjalanan kami bernyanyi-nyanyi diiringi lagu dari radio favorit kami berlima, walaupun kondisi mobil cukup bising karena ulah kami berlima kakak si hendra tetap santai menyetir mobil dengan kecepatan yang cukup ngebut karena pada hari itu kami berangkat malam sekitar pukul 22.30. setelah kami sampai di villanya hendra, kami bergegas masuk dan barang-barang yang sudah diangkut oleh para pembantu rumah.

Kami langsung memilih kamar yang akan ditiduri, semalaman itu kami berpesta sambil manggang-manggang. malam pun semakin larut tapi tidak menggoyahkan keseruan kami untungnya villa ini terletah jau dari rumah-rumah warga jadi tak menggangu warga lain. Semakin lama pesta mulai mengendur karena beberapa orang sudah mengantuk, sultan dan aldi masuk kamar terlebih dulu karena sudah ngantuk berat hanya tersisa aku, hendra dan jojo, kami bertiga bingung harus melakukan hal apa lagi.

Kebetulan saat itu aku bertiga belum mengantuk. tercetuslah ide dari hendra, dia berkata “Jerr, kamu mau bertualang malam, sekalian cari udara segar? hehe” aku dan jojo pun menyetujui rencana hendra itu. kami bertiga pun bergegas berangkat keluar dengan di pandu hendra, suasana diluar villa bisa di bilang cukup mencekam, karena disepanjang jalan ditanami pohon bambu. setelah cukup jauh berjalan langkah hendra terhenti di depan sebuah gang dengan nomer yang kubilang cukup keren sih 99x.

Yak tapi dugaan ku diluar ekspektasi hendra menunjuk gang itu dan berkata “jika kita pemberani dan petualang sejati kita harus mencoba masuk ke gang ini” aku masih bingung dengan perkataannya lalu jojo membalas “ayo hajar, kita buktikan kita ini pemberani” aku menjawab “yuk kayaknya seru dan menantang” aku jawab dengan gelora semangat yang besar.

Kami memasuki gang tersebut, gila ternyata gang tersebut benar-benar gelap tak ada penerangan sedikit pun cahaya bulanpun rasanya tak ingin singgah menyinari gang ini, untungnya saat itu hendra membekali dirinya dengan senter. semakin jauh kami berjalan suasana mencekam pun terasa semakin menjadi-jadi, terdengar suara cekikikan kuntilanak diatas pohon beringin besar dan sesosok hantu berbadan hitam dengan wajahnya yang hancur mendekati kami bertiga.

Kami pun berlari dengan sangat cepat tanpat berpikir panjang dan sungguh terkejut sesosok pocong dengan tubuh berdarah-darah muncul tepat di depan wajah kita, jojo pun tergulai pingsan sedangkan hendra hilang entah kemana, ku bopong jojo di punggung ku. setelah berhasil keluar dari gang itu aku dan jojo bergegas pulang ke villa tanpa hendra yang hilang entah kemana, kami berdua menangis lalu kami membangunkan seisi villa, aku dan jojo terkejut bukan main ternyata hendra sudah berada di villa dan terlihat baru bangun dari tidur.

loading...

Aku menyanyakan ke hendra “ndra kok kamu udah disini?” hendra berkata “emang dari tadi aku tidur dikamar sendirian, kalian berdua tuh ngilang gak tau kemana” aku dan jojo saling bertatapan, jojo berkata “tadi tadi tuh, kamu, aku, jerri berpetualang dan masuk ke gang 99x yang menyeramkan itu” dan akhirnya hendra menceritakan gang itu, ternyata gang itu adalah jalan tempat terjadi pembunuhan massal beberapa tahun silam sebab itu gang tersebut menjadi gang kosong berhantu yang sama sekali tidak ada yang berani melintasinya.

Dan dipojok gang terdapat kuburan massal orang-orang yang tewas disana, memang banyak yang sering diganggu oleh hantu-hantu gang disana yang berubah wujud menjadi warga dan mengarahkan para pendatang baru ke gang tersebut. Sekian cerita dari ku semoga kalian senang membacanya, terima kasih telah membaca.

Share This: