Gaun Pengantin Berhantu

Sebuah gaun pengantin dalam sebuah ruangan di Mansion Baker kabarnya dihantui oleh anak perempuan pemilik rumah ini. Elias Baker, sang ayah mendirikan Mansion Baker pada tahun 1849. Dia adalah seorang yang amat bangga dan menghargai kelas sosialnya serta sangat mengatur keluarganya. Ketika anak perempuannya Anna jatuh cinta kepada seorang tukang besi di kota itu, Elias mengatakan pada putrinya bahwa dia dilarang untuk menikahi pria tersebut.

Anna yang patah hati tidak pernah menikah dan meninggal sebagai seorang perawan tua di tahun 1914. Ketika Mansion Baker diubah menjadi sebuah museum, sebuah gaun pengantin ditempatkan di kamar Anna yang lama. Selama bertahun-tahun, gaun pengantin ini menjaga reputasinya sebagai gaun pengantin berhantu. Sejumlah pengunjung mengaku melihat gaun pengantin ini bergerak didalam kotak kacanya.

Pada malam-malam bulan purnama gaun ini akan berguncang hebat dalam kotak kaca tersebut, dan sewaktu-waktu bisa memecahkan pajangannya. Mereka bilang bahwa hantu Anna yang mengguncang pajangan itu marah dan tersinggung atas kehadiran gaun pengantin itu karena dia tidak pernah mengenakannya sekali pun.

loading...

Hantu dari Elias dan putrinya Anna juga dilaporkan kerap hadir di rumah itu oleh sejumlah karyawan dan pengunjung. Elias sendiri dituduh menghantui ruang makan Mansion Baker. Seorang wanita berpakaian hitam juga dilaporkan berkeliaran di sepanjang lantai tiganya. Ada beberapa cerita lain dari sosok-sosok hantu tentang pantulan yang muncul di cermin-cermin diseluruh rumah batu tua ini.

Saudara Anna, David Baker, terbunuh dalam sebuah tragedi kapal pada musim dingin di tahun 1852. Orang-orang ketika itu juga sering mendengar teriakan di ruang es bawah tanah dimana jasad David di tempatkan disana hingga es yang mengelilingi tubuhnya mencair dan dia dapat dikuburkan secara layak.

Share This: