Genderuwo di Sekolahku

Ini kisah tentang genderuwo disekolahku, tapi ada sedikit tambahannya. Siang itu aku dan temanku pulang sekolah, dijalan kami berencana bersepeda bersama-sama. Walau pun siang itu matahari sangat terik tapi kami tetap semangat untuk bersepeda. Saat sampai dirumah aku segera makan (saat itu belum puasa) lalu aku mengganti bajuku dan pamit pada mama untuk bermain.

Aku juga membawa sepedaku, aku segera menuju gang. Di sana sudah ada empat orang temanku yaitu Dila, Aya, Hana, dan Bilqis. Ternyata mereka sudah menungguku, kami segera bersepeda menuju sebuah kampung yaitu kampung Sutodirjan, disana jalannya sepi sehingga kami bisa sepuasnya bersepedaan. Setelah bosan disana kami pun pindah tempat lain karena kebetulan Dinda mengajak kami bersepeda disekolah, katanya jika sore sekolah sudah sepi dan sejuk (disekolahku banyak pohon).

Dari Sutodirjan kami segera menuju kesekolah, ternyata benar kata Dinda disana sangat sepi dan sejuk. Walaupun dia tidak satu sekolah dengan kami (aku, dhila, aya, hana, bilqis) tapi dia sering bersepeda disana saat sore katanya. Kami pun bersepeda sepuasnya, sangat seru sekali karena halaman sekolahku luas. Tiba-tiba aku melihat seseorang berada diluar kelas 4A (dilantai 2 pojok) aku kira dia pakbon, lalu aku bertanya pada hana apa dia melihat orang itu? Lalu hana bilang dia tidak melihat siapapun.

loading...

Aku pun menghiraukan orang itu, tak lama kemudian dila bilang, dia melihat orang didepan kelas 4A ( yang kulihat tadi). Kami pun langsung melihat kedepan kelas 4A dan saat itu kami langsung terkejut. “Itu bukan orang, dia hitam dan berbulu” bisik hana, “iya, sepertinya dia melihat kita” tambahku. Kami pun segera berlari meninggalkan sepeda kami disekolah, entah apa yang kami pikirkan namun jika naik sepeda malah bisa jatuh.

Di jalan kami bertemu seorang bapak dan menceritakan apa yang terjadi, ternyata kata bapak itu, makhluk yang kita lihat tadi adalah genderuwo. Karena takut kami meminta tolong bapak itu menemani kami kembali kesekolah untuk mengambil sepeda. Sejak saat itu aku tak berani lagi bersepeda disekolah.
Instagram: @adelnsya12

KCH

Adelia nessya

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

Adelia nessya has write 2,691 posts