Gentayangan

Hai pembaca KCH, kejadian ini terjadi saat saya masih SD, saya ingat betul karena saat itu kejadiannya begitu menggemparkan didesa saya dan ceritanya terus diceritakan bahkan sampai sekarang. Kejadian ini bermula saat ada seorang warga meninggal dunia, dia adalah seorang pedagang dipasar yang lumayan sukses. Meninggalnya terjadi secara wajar karena penyakit yang dideritanya. Banyak warga yang datang membantu mengurus jenazah, sampai dibawa ke masjid dan ke pemakaman.

Sesampainya dipemakaman terjadi hal janggal ternyata jenazah dibawa terbalik bagian depan dan belakang sehingga yang dipayungi adalah kakinya. Tapi setelah itu semua proses pemakaman berjalan lancar. Keesokan harinya setelah shalat subuh, salah satu warga diikuti saat pulang dari masjid oleh pocong almarhum sampai rumahnya, walaupun takut warga ini bertanya apa keinginan dari pocong tersebut, dan dia meminta didoakan. Kemudian warga tersebut membacakannya surat yasin dan pocong itupun pergi.

Kejadian itu tentu saja menghebohkan warga desa. Malam harinya terjadi lagi penampakan pocong mendatangi kerabatnya untuk minta maaf dan di doakan, bahkan kerabatnya yang ada diluar pulau pun didatanginya. Di malam-malam berikutnya pocong ini tetap berkeliaran ke setiap rumah warga tetapi bedanya saat menemui warga dia meminta maaf atas segala kesalahannya waktu dimasa hidup.

Kejadian itu membuat suasana desa mencekam, setelah shalat isya warga enggan keluar rumah bahkan anak-anak muda yang biasanya nongkrong di alun-alun desa gak berani keluar rumah kecuali orang yang memiliki keperluan mendesak dan orang yang punya keimanan atau kemampuan lebih. Kejadian ini terus berlangsung sampai hampir satu bulan, bagi warga yang enggan membuka pintu rumahnya akan terus didatangi sampai pocong tersebut bertemu dengan orang yang dimaksudnya.

loading...

Kejadian baru berhenti setelah salah satu warga akhirnya menanyakan kepada pocong gentayangan tersebut apa gerangan kesalahannya sehingga mendatangi warga. Kemudian pocong itu bercerita kalau dahulu semasa hidupnya dia sering mengurangi timbangan warga yang belanja dikiosnya. Warga tersebut kemudian mengumumkan maksud pocong tersebut dan meminta keikhlasan warga desa yang pernah berhubungan dagang dengannya. Sekian.
Fb: yandi lalu

Yandi Lalu

yandi

Facebook - Yandi Lalu ┬╗Instagram - @yandilalu

All post by:

yandi has write 87 posts