Gerbong Jenazah

Halo sahabat KCH kembali lagi dengan aku indra. Kali ini aku akan menceritakan pengalaman yang hanya di alami oleh Aku. Ini pengalamanku sewaktu pulang bersama Adit dan Raga dari Padalarang. Memang awalnya kami hanya iseng ingin bermain menggunakan kereta karena alasan jenuh dengan tugas kampus dan rutinitas kota yang membosankan. Akhirnya kami berpetualang menggunakan kereta.

Kami dengan senangnya berwisata sampai tidak ingat waktu. Hari itu waktu sudah menunjukan pukul 19.00 malam. Kami memutuskan untuk pulang. Lumayan lama di stasiun Padalarang aku menunggu kereta yang dijadwalkan berangkat pukul 20.20 – 21.20 malam. Kereta pun akhirnya tiba dan aku memisahkan diri ke gerbong belakang karena mencari colokan untuk ngecas hp, awalnya aku tidak berpikir yang tidak-tidak.

Tidak lama suasana di sekitarku sangat aneh, bau menyengat dan suasana kereta yang tadinya biasa saja terlihat sangat tidak masuk akal. Dinding gerbong yang berubah seolah-olah menjadi sangat hitam, aku melihat sekeliling dan sangat heran melihat kereta seperti mengalami kebakaran dan kecelakaan hebat. Aku berusaha minta tolog tapi tidak ada penumpang sedikitpun, yang aku lihat sekarang hanya kursi-kursi yang gosong dan merasakan laju kereta yang sangat cepat.

Badanku serasa lemas sekali dan mataku tertutup perlahan-lahan. Mataku masih terpejam karena merasakan seluruh tubuhku lemas, aku merasakan seperti sedang melayang dan aku pun mulai memberanikan diri untuk membuka mataku. Astagfirullah betapa terkejutnya aku ketika melihat aku berada di sebuah keranda mayat. Aku melihat kereta itu hancur dan terbakar banyak korban yang tak selamat. Kejadian ini terus berulang-ulang aku lihat.

loading...

Keranda ini dibawa oleh orang-orang berpakaian serba hitam dan wajah mereka yang rata membuat aku sangat lemas. Aku hanya bisa diam dan pasrah menunggu sampai kapan kejadian ini berakhir. Aku pun akhirnya tersadar dan terkejut kenapa aku bisa berada di smoking area stasiun Kiara Condong. Aku melihat adit dan raga berada di kursi tunggu yang arahnya dekat pintu keluar. Aku mulai berlari karena gembira akhirnya kembali ke dunia nyata dan memanggil berteriak “Adit”.

Adit pun gembira melihatku yang menurutnya tidak ada di kereta sejak kami pergi. Aku menceritakan semua kejadian tadi kepada satpam. Dan dia pun akhirnya mau membuka mulut, menurut penuturannya gerbong itu dulunya bekas kecelakaan. Tapi karena kondisi gerbong masih bagus jadi oleh pihak KAI di benahi dan di fungsikan kembali.

Mungkin itu saja pengalamanku sewaktu naik gerbong hantu dan ini ada tambahan redaksi penulisan dari Adit. Buat KCH makasih banget, berkat nge post cerita hantu tanpa sengaja saya menemukan jodoh saya yaitu Nessa seorang penulis di KCH juga. Pokoknya maju terus buat KCH, terimakasih KCH.

KCH

indra komunitas

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

indra komunitas has write 2,670 posts