Godaan Iman

Tulisan ke-69 berjudul godaan iman, ini adalah kisah nyata yang saya ambil dari narasumber guruku. Guruku mempunyai seorang teman bernama ustad sidik. Ia adalah orang yang terkemuka di daerahnya, karena ke shalehannya, ilmu agamanya, kepandaiannya dan iman ketaqwaannya yang tinggi. Ia juga bisa melihat atau menerawang (semacam punya ilmu supranatural gitu).

Suatu hari ia akan mendapat ujian hidup yang besar, yaitu ibu kandungnya sedang mengalami sakaratul maut. Di saat detik-detik menjelang sakaratul maut ibunya ini, ia di uji keimanannya oleh jin iblis setan penghasut untuk merontokkan keimanannya. Saat itu sudah seminggu ibunya mengalami sakit parah dan menjelang 3 hari kematian ibunya ia memerintahkan sang istri untuk mengabarkan tetangga-tetangganya.

Tetapi saat itu, sang istri sedang menimang bayinya yang masih 8 bulan dalam keadaan menangis rewel. Dan saat ustad sidik memanggil istrinya dan mengatakan maksudnya, sambil duduk di kursi samping ibu yang sedang tidur sekarat. Tiba-tiba ia mendapat perlakuan buruk dari istrinya. Istrinya membentak ustad sambil menyerahkan anak bayinya ke ustad.

“Saya tidak mau! Saya sudah tidak sanggup hidup bersamamu dan mengurus anakmu yang rewel ini mas, ini! Urus sendiri anakmu” kata istri sambil mata melotot dan bernada tinggi. Sang ustad pun mengehela nafas dan berkata lembut pada istrinya “dik, kamu kan tahu ibu sedang sekarat, dan tidak ada yang menunggu ibu disini, tolong mengertilah keadaan” pinta ustad.

Kemudian sang istri malah semakin marah dan membentaknya sambil berkata “tidak!”. Dan saat itulah sang ustad sadar bahwa ada yang tidak beres, ia tahu bahwa jika ada yang akan meninggal pasti ada setan yang akan menggangu keluarga siapapun yang mengalami duka. Dan ketika ia melihat istrinya sambil tenang tanpa berdiri dari tempat duduknya dan memangku anaknya.

loading...

Ia kemudian berucap dengan lantang sambil kakinya menendang kaki istrinya “astagfirullah, astagfirullah, astagfirullah, pergilah kau iblis l*kn*t!”. Dan seketika itu istrinya tertawa keras menyerupai laki-laki yang bersuara berat dan besar.

“*Huahaha, gagal, gagal, gagal” kata iblis itu yang kemudian berubah wujud jin dan berjalan mundur dan hilang berbarengan dengan suara itu. Karena sudah menyadari itu bukan sifat asli istrinya, sehingga ketika istrinya kembali ke rumah ia bertanya. “Dari mana saja kamu dik? Kok anak kita ditinggal”.

“Aduh maaf mas, tadi saya habis dari rumah tetangga dan mengabarkan kalau ibu sedang sakit keras, dan meninggalkan anak kita karena sedang tertidur, maaf ya mas” jawab sang istri menjelaskan sambil mengambil bayinya dari ustad. Dan setelah mendengar penjelasan istri, ia pun paham dan mulai berhati-hati lagi. Karena sang istri melihat wajahnya sedang bingung akhirnya bertanya balik pada ustad. Lalu ustad pun menceritakannya.

Hingga para warga dan tetangga datang untuk menjenguk dan membaca yasin. Namun godaan itu ternyata tidak mempan bagi ustad sidik. Semoga ibunya yang meninggal di tempatkan bersama orang-orang beriman, amin. Sekian. Kisah ini saya ambil dari narasumber dan nyata tanpa dibuat-buat. Dan masih ada lagi cerita dari ustad sidik. Lain waktu akan saya ceritakan, bye bye.

Dwy Dwi Dandwi

Dwy dwi dandwi

Jangan baca ini sendirian ya… :D
by:
penulis amburadul horor dari lampung tengah.

All post by:

Dwy dwi dandwi has write 118 posts

Please vote Godaan Iman
Godaan Iman
Rate this post