Guling itu Ternyata Pocong

Hai, kenalin nih nama saya Monica dan saya pengen berbagi kisah nyata saya ke kalian semua yang baca ceritaku. Kisah ini berjudul guling itu ternyata pocong, langsung saja ya kita ke ceritanya. Waktu itu, pada hari kamis malam jum’at tepat jam 22.00 malam, saya dan kawan saya sedang bermain dan secara kebetulan kita main nya di rumah kawan saya yang namanya putri.

Tak terasa waktu sudah menunjuk tepat pukul 00.00 malam, kami segera pamit untuk pulang, dan mulai beranjak keluar dari rumahnya putri. Disaat kami sudah pulang dengan berjalan kaki, kami melihat ada sebuah bantal guling. Lalu kata kawanku yang bernama Ulfa “Mon ada guling tuh, tapi guling siapa ya malam-malam kayak gini kok gak diangkat?”.

loading...

“iya ya? kenapa gak ada yang ngangkatin, sudah ayo kita angkat saja bantal gulingnya” ucapku, saat kami mau angkat itu guling, ketika kami berjalan mendekati guling itu dan setelah jaraknya cukup dekat. Ternyata guling itu adalah pocong, kami langsung lari tebirit-birit karena kaget dan ketakutan.

Sesudah kejadian itu, saya dan teman yang bernama ulfa tidak mau bermain malam hari lagi karena takut bertemu dengan pocong tersebut. Cukup sekian cerita dari saya, semoga yang membaca cerita ini memaklumi isi dari ceritanya. Terima kasih sudah membaca cerita ini.

Share This: