Hai! Mengapa Kau Membunuhku?

Hai guys! Namaku Mia. Ini ceritaku yang pertama. Aku kelas 4 tapi ini kejadian aku kelas 3. Ok lanjut saja ya. Saat aku kelas 3 aku punya teman namanya Sani. Anehnya itu, dia masuk kesekolah 1 minggu sekali. Aku sama guru kelas aku (namanya bu lia) penasaran. (Aku tetanggaan sama bu lia). Saat pulang sekolah, aku diajak bu lia menengok Sani. Saat kita naik mobil bu lia, kami hampir sekali menabrak seorang nenek nenek.

Tapi nenek itu hilang. Karena waktu tidak sempat, kita pun lanjut kerumah Sani. Setelah sampai, kami mengucapkan salam. Tapi seperti ada yang meniru. Seperti suara gema. Kami pun memaklumi ini siapa tahu Soni yang iseng karena dia baik kepadaku tapi iseng kepadaku juga. Ibunya Soni pun membukakan pintu. “Selamat sore ibu, ada Soninya?” tanya ibu lia.

“Sore, tapi apa ibu tidak tahu? Saya sudah mengirimkan surat pada ibu bahwa Soni dirawat kan?” tanya balik ibunya Soni. “Ah, belum bu” jawab bu lia penasaran. “Bu, kalau Soni dirawat, tadi siapa *dong?” tanyaku pada bu lia. Bu lia pun menggelengkan kepala. Bu lia pun bertanya. “Tapi Soni sakit apa bu?” Ibu lia pun menjawab tidak masuk akal “begini, jadi ada yang tidak suka saya. Lalu dia menyewa dukun untuk ‘menyantet’ saya. Tapi salah sasaran. Lalu kena Soni”.

Lalu kami berpamitan pulang. Tapi tidak ada keanehan lagi. Saat kami pulang, sudah jam 04.00 subuh. Karena mengantuk aku tertidur. Aku tidak sadar sudah maghrib. Tapi aku masih tidur. Dalam mimpi, aku bermimpi ada orang yang aku sayangi ada yang meninggal. Aku pun sadar. Sudah jam 08.00 aku makan lalu mandi. Sepertinya rasa kantukku belum hilang. Aku tidur lagi. Aku bermimpi lagi. Tapi mimpinya seperti susah aku ingat kembali.

“Oh ya, sudah jam delapan. Aku belum mengerjai PR!”. Aku berdoa supaya aku tidak dimarahi. Setelah sampai dikelas, semua orang menangis. Ternyata Soni dan bu lia meninggal dengan cara yang sama. Yaitu dilindas truk. Tapi kata seorang saksi katanya seorang nenek nenek yang mengendarai truk itu. Aku pun menangis juga schok.

loading...

Aku pun mengingat mimpiku bahwa aku dinasihati Soni bahwa jagalah guru kita. Lalu aku seperti melihat kejadian mereka tertabrak truk. Lalu aku setiap malam dihantui mimpi yang sama. Tapi suara Soni seperti menuduhku dia berkata “hai, mengapa kau membunuhku?” Aku pun belajar tabah menghadapi ini.

KCH

mia latania saskia

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

mia latania saskia has write 2,694 posts