Hanshi Kyukki

So whats’up guys, kali ini aku bakal menceritakan cerita tentang hantu karate, karena aku lagi pingin latihan lagi. Lets read. Waktu itu aku lagi suntuk, jadi aku ketempat latihan yang agak jauh dari rumah, dengan memakai karategi-ku (pakaian karate). Aku mulai memasuki matras yang kurasakan suasananya sangat dingin dan sepi. Aku memulai latihan dengan pemanasan. Singkat cerita aku sudah selesai pemanasan sekarang waktunya aku latihan komite (berkelahi).

Dalam gelap aku berjalan menuju samsat, aku pasang protector tanganku, lalu aku mulai berlatih, 15 menit berlatih aku belum merasakan apa-apa, tak lama setelah itu aku mendengar suara pintu yang keras sekali, tapi aku acuhkan saja, karena memang pintunya agak kandas saat ditutup. Aku tetap melanjutkan latihanku, aku pukuli samsat dengan keras. Sehingga terdengar bunyi pukulanku yang memecahkan kesunyian, aku tambah lagi dengan teriakanku untuk membuatku semakin bertenaga.

1 jam sudah aku berlatih, aku meninggalkan samsat dan melepas protectorku, aku menuju ruang istirahat yang bersebelahan dengan kamar ganti cewek, lalu aku dengar ada suara didalam kamar itu. Aku bertanya “ada orang?” tapi tak ada jawaban. Mungkin itu temanku yang jutek. Aku beristirahat sambil meluruskan kaki dan menghilangkan keringat, singkat cerita aku kembali meneruskan latihan.

Tapi aku dengar ada suara samsat yang lagi dipukuli, sepertinya ada yang sedang latihan juga. Aku menghampirinya, ternyata seorang cewek yang cantik dan putih, sepertinya dia anak baru. Aku lihat sabuknya sudah hitam, tingginya aku perkirakan 170 cm, dengan bodi yang cukup mentok. Aku mulai menyapa “senpai” lalu dia berbalik senyum kearahku dan melanjutkan latihannya.

Dia terlihat energik. Setelah dia latihan aku menghampirinya untuk ngobrol, ternyata dia adalah Hanshi (mahaguru besar dalam karate). Karena dia juga suka komite jadi kami mulai latihan komite bersama, tapi aneh tubuhnya dingin sekali dan dia sepertinya tidak bernafas, kentara dari caranya bertarung dia tidak ngos-ngosan, pukulannya cukup keras dan sakit. Kepalaku sempat pusing karena ditendangnya.

Setelah latihan kami ngobrol sejam lebih, namanya adalah Kyukki. Dia datang dari Jepang, dia tinggal tidak jauh dari Dojo (nama tempat latihan karate). Aku pulang kerumah dan memberitahu digrup, kalau tadi ada hanshi baru dari Jepang. Keesokan harinya aku kembali latihan, dan senseiku datang karena mendegar berita kemarin, dia pun ngobrol denganku dengan wajah yang serius.

“Kamu ketemu dimana sama hanshi Kyukki?”.
“Di sini, aku melihatnya latihan dengan samsat”.
“Terus kamu berlatih dengannya? Pasti kamu dilatih komite kan?”.
“Iya betul, memang kenapa sensei?”.
“Kamu mau tahu siapa dia? Coba kamu kumpulkan semuanya dan suruh duduk melingkar” katanya.

Singkat cerita, semuanya sudah berkumpul sesuai perintahku, dan sensei mulai bercerita tentang hanshi Kyukki. Ternyata hanshi Kyukki adalah orang yang telah membangun tempat latihan ini, dulu dia yang melatih semua sensei disini. Semua sensei yang dilatihnya telah meninggal dan sisa senseiku ini yang masih hidup dengan usianya yang sudah tua. Dia dulu adalah atlet favorit di Dojo ini, semua piala dia bawa pulang ke Dojo ini, dia memang atlet spesialis komite.

Tapi ajal menjemputnya saat dia lagi berlatih di dojo ini, waktu itu dia lagi berlatih komite dengan temannya, tapi secara tidak sengaja dia terjatuh dan langsung meninggal karena bagian belakang kepalanya yang duluan ketanah, dan akhirnya dia tinggal di dojo ini dan terkadang melatih karateka (anak karate) pilihannya. Setelah itu, aku melihat hanshi Kyukki berdiri didekat samsat dengan senyuman dan air mata yang mengalir.

Mungkin dia sedih mendengar cerita tentangnya, lalu karena semuanya percaya kepadaku, kami langsung berbaris didepan hanshi Kyukki sambil memberi penghormatan dan duduk karate didepannya, aku membuat semua bisa melihat hanshi Kyukki, kulihat senseiku menahan air matanya, dia sangat rindu dan merasa bersalah, karena dia adalah teman terakhirnya yang bertanding komite dengannya, suasana disana sangat haru.

loading...

Sampai akhirnya hanshi Kyukki menghilang secara perlahan bagai asap yang naik keatas udara, kami pun serentak membungkukkan badan sambil berkata “osh” secara serentak. Ok thanks guys, you have been reading hanshi kyukki.
Id line: khaidirferg
Facebook: Khaidir Ferg

DiRs

Just indigo guy

All post by:

DiRs has write 9 posts