Hantu di Kursi Tua

Hai kawan kawan KCH. Saya fauzan. Saya akan menceritakan tentang kawan saya. Langsung ke cerita ya. Rumah tua itu masih berdiri kokoh di atas lahan milik seorang warga di desa kemuning. Di dalamnya terdapat kursi tua yang terkenal sebagai kursi keramat. Kursi itu seakan tidak lapuk walau pun termakan usia. Beragam cerita menyeramkan beredar tentang kursi tua itu. Banyak orang yang pernah menyaksikan keanehan pada kursi tua itu.

Warga 1: kursi itu berhantu.
Warga 2: ada hantunya dikursi tua itu.

Rudi, yaitu kawan saya sang pemilik rumah tua beserta isinya, termasuk kursi tua sering minta bantuan paranormal.

Rudi: tolong, biar rumah tua tidak angker lagi.
Paranormal: akan aku coba pindahkan kursi tua itu.

Namun semua paranormal yang dicoba tetap tak mampu memindahkan atau menundukkan kursi tua itu. Rudi sering mendengar suara-suara aneh dari kursi tua itu.

Rudi: suara ini.
Rudi: berasal dari kursi itu.
Rudi: menakutkan sekali suaranya, apa perlu aku dekati kursi itu, baiklah, akan aku datangi kursi tua itu.

Rudi pun mencoba mendekat dan menyentuh kursi tua itu.

Rudi: astaga, kursi ini mengeluarkan asap.

Saat rudi menyentuhnya tiba-tiba. Sesuatu menarik tubuh rudi dan memaksanya duduk di kursi tua itu.

loading...

Rudi: apa ini, tolong, tolong.

Kemudian tubuh rudi lenyap ditelan kursi. Karena lama tak pulang, aku pun cemas dan kebingungan mencarinya.

Aku: bagaimana ini, aku akan mencari bantuan.

Aku pun meminta bantuan dari seorang ustad dari desa sebelah.

Ustad: jadi inikah kursi tua itu.
Aku: benar, tolong, apakah teman saya di sana.
Ustad: dia memang terhisap oleh kursi itu.
Ustad: aku akan mencoba membebaskannya.
Ustad: banyak sekali hantu dari kursi ini.

Ustad itu pun membaca surat yasin. Kursi tua itu akhirnya hancur. Bersamaan itu munculah rudi di tempat itu.

Rudi: aku sudah bebas dari kursi tua .
Ustad: untunglah kau masih bisa kembali.
Aku: rudi. Kursi tua itu telah hancur namun tempat itu tetap penuh dengan misteri. Apalagi rumah tua juga masih kokoh berdiri.

Rudi terus berusaha untuk menjual rumah tua itu.

Rudi: bapak bisa lihat sendiri, itu rumahnya.
Pembeli: kalau bisa tolong harganya di turunkan.

Share This: