Hantu di Tempat Pemakaman Umum

Ini cerita pertamaku, oh ya hampir lupa perkenalkan nama aku Putri biasa di panggil Puput. Aku ingin cerita tentang hantu di tempat pemakaman umum dekat rumahku yang terletak di jalan terusan Pejaten Barat 2. Walaupun terlihat biasa saja di siang hari, tapi banyak cerita hantu lahir di sini. Aku sendiri yang sudah belasan tahun tinggal di sekitar daerah tempat pemakaman umum (TPU) belum pernah di ganggu, mungkin karena dari kecil jadi penunggunya sudah kenal sama aku *hehe.

Tapi justru keluargaku seperti mama, bapak dan adik aku yang bernama Ratna sudah pernah mengalami yang namanya ketemu hantu. Pada tau tidak kecelakaan pesawat Silk Air yang jatuh di sungai Musi? Kalau gak salah akhir tahun 1997, coba saja googling. Nah salah satu korbannya itu tetangga aku, orang bule yang tinggal di rumah bernomor 1, kalau gak salah orang Jerman. Saat itu mereka sekeluarga bapak, emak, sama anaknya berencana mau merayakan natalan sama tahun baruan di kampung halamannya.

Malah kecelakaan dan konon gak ada satu jenazah pun yang bisa di kenalin karena mayatnya hancur berkeping-keping beserta pesawatnya. Tapi anehnya setelah kecelakaan, arwahnya gentayanga di sekitar rumahnya. Setelah kejadian pesawat jatuh yang memakan korban tetangga aku itu, konon banyak sopir taksi yang menjadi korban kejahilan sang hantu.

Katanya ada bule cewek yang minta di antar ke rumah no 1. Giliran sudah sampai, hilang tuh bule. Anehnya cerita hantu ini jadi fenomena di kalangan sopir. Contohnya, waktu aku pulang naik taksi sama keluarga (lupa habis dari mana), disuruh antar masuk kedalam gak mau, padahal mereka kan gak tau itu kuburan, taunya hanya jalan umum biasa repot deh kalau harus jalan kaki ke dalam.

Kejadian ke-2 ini dialamin langsung sama ojek langganan mama. Dulu waktu mama masih jualan sayur berangkat jam 12 malam dan jam 3 pagi pulang, biasa begitu. Besoknya, ketika biasa mau pulang gak tau kenapa si ojek langganan ini gak mau nganter lagi. Besoknya mantan private ojek ini baru berani cerita, jadi ketika hari terakhir nganter mama Puput, pas di bawah pohon kedondong seperti ada tangan dingin mau ngelap mukanya perlahan.

Dengar cerita itu mama sontak *nyeplos “mau kenalan kali mas”, tetep saja dia takut gak mau lagi. Terus kejadian ke-3 bapakku yang mengalami, saat maghrib. Bapak jalan belanja, ketika sampai di tikungan ke dua di tempat pemakaman umum dekat gardu “motor terasa berat” tapi bapak tetap cuek “mungkin ada yang numpang”. Sampai di gang 110, motor kembali ringan. Bapak beranikan diri melihat ke belakang, ada topi melayang tanpa badan dan kepala balik arah pulang. Langsung bapak tancap gas karena saking paniknya.

loading...

Kejadian ke-4 adik aku yang perempuan yang mengalami. Kebetulan aku sama adik tidur di atas. Nah saat itu jendela gak pernah ditutup gorden karena menghadap ke rumah no 2 yang lumayan terang walaupun ditutupi dengan rimbunnya pohon bambu. Saat malam adik mau buang air kecil, dan harus turun ke bawah. Gak taunya matanya langsung reflek melihat jendela.

Mata yang tadinya masih terlihat mengantuk langsung melek gara-gara lihat miss kunti terbang di depan mata ke arah tempat pemakaman umum. Dia lalu langsung gak jadi ke bawah. Untung saja miss popular Indonesia itu gak melihat adik aku, coba kalau lihat, pasti akan beda cerita, yang bikin heran kenapa bentuknya sama seperti di film hantu kata adik aku.

KCH

Putri

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

Putri has write 2,686 posts