Hantu Esteger

Pada waktu itu aku sedang menginap di rumah saudaraku. Dan pada suatu malam, aku bersama saudaraku (Winda) habis pulang dari rumah teman yang tidak jauh letaknya dari rumah winda. Waktu pulang dari temanku jam 07.00 malam tiba tiba hujan turun, pada saat di perjalanan aku dan winda tertawa terbahak-bahak sambil berlari kecil. singkat cerita, aku telah sampai di rumah winda kami pun segera masuk ke kamar winda untuk duduk sejenak.

loading...

Namun beberapa saat terdengar suara di depan kamar winda. Pertama aku menengok ke jendela tidak terlihat apa-apa namun hanya terlihat kegelapan saja. Dua menit kemudian terdengar lagi suara hembusan napas aku dan winda segera menengok dengan winda tetapi tetap saja aku tidak melihat apa-apa. Kemudian kami melihat segerombolan anak-anak yang sudah pulang latihan marawis mereka terlihat kaget ketika aku menengok jendela. Mereka kira aku ini hantu, mereka berlari sambil berteriak “jurig… jurig… jurig (Hantu)”. Sontak aja aku juga ikut kaget.

Tak beberapa lama rasa kaget hilang, dan aku mendengar suara itu lagi tapi winda menduga bahwa itu adalah suara kucing yang sedang melahirkan tetapi aku masih ingin suara siapakah itu dan akhirnya aku memberanikan diri untuk menengok lagi. Aku menduga suara itu adalah suara perempuan, dan ternyata benar dugaanku. Itu terlihat sangat jelas, seorang wanita berambut panjang dan mengenakan baju berwarna putih yang sedang duduk diatas esteger, sambil mengayunkan kakinya.

Dan perlahan lahan dia menengok ke arahku. Sontak aku pun bergegas menutup gorden dan menutup mata untuk tertidur. Namun usahaku sia-sia, suara hembusan napas itu semakin dekat. Di dalam hati aku terus membaca surat surat pendek dan istighfar. Lalu akhirnya suara itu menghilang perlahan-lahan. Jangan sesekali kalian menyimpan barang yang di sukai makhluk halus. Maaf apabila ceritanya kurang seram dan menarik. ~Sekian~

Esteger* adalah tangga berkaki empat berbentuk persegi panjang yang terbuat dari beberapa batang kaso atau bambu bekas. Dibuat untuk diinjak sebagai pijakan dan dapat menahan satu atau dua orang pekerja yang berdiri di atasnya.

Share This: