Hantu Gedung Kaca Tempat Kebakaran

Hai panggil aku liya, waktu itu aku pergi membeli manisan tiba tiba gedung kaca yang ada di depan toko manisan meledak dan kaca pecah berkeping keping. Aku sempat terkena kaca jadi luka itu membekas di wajahku, aku sempat jatuh karena terpeleset. Lalu mbak yang penjual manisan itu menelpon pemadam kebakaran, aku pun kaget untung saja temanku linda datang menjemputku.

Lalu meliya memotret kejadian itu, dan polisi datang sedang mencari tahu kenapa gedung itu meledak. Tapi aku merasa dingin sekali, aneh padahal api masih di padamkan dan aku pun mengajak teman teman ku pulang. Lalu saat menuju ke belakang gedung, ada yang sedang berlari menuju bank di belakang gedung. Aneh tapi aku berfikir positif mungkin itu hanya penjaga bank.

loading...

Lalu aku pulang, aku melihat jam ku masih jam 9 malam. Saat besok nya aku kembali ke tempat manisan karena tas ku ketinggalan, aneh sekali seingat ku semalam aku menggandeng tas ku saat mbak itu menemukan tas ku. Aku memeriksa apa ada yang hilang ternyata tidak ada yang hilang, tapi bau tas ku seperti asap gosong. Dan teman ku datang lalu meliya telah mencetak gambar yang di ambil semalam.

Tapi setelah ku teliti ada seseorang yang ada di dalam gedung sedang berdiri, aku kaget lalu aku makin merasa aneh karena setelah aku menanyakan kepada mbak yang menemukam tas ku itu berada di tempat kerupuk ikan. Padahal aku tidak membeli kerupuk ikan, jadi itu tak mungkin dan aku bertanya kepada biarawati gereja dekat bank itu. Aku bilang apakah ada orang yang berjaga saat bank meledak kata nya tidak ada, kata sang biarawati tidak ada siapa siapa saat itu di sana.

Katanya penjaga post bank tersebut sedang minum kopi di warung sebelah gereja, jadi kan tidak mungkin saat aku bertanya kepada nya lagi apa ada orang yang berada di lantai 5 di gedung itu? Katanya tidak ada setaunya orang yang berada di lantai 5 sedang menunggu di halte gereja. Lalu siapa dong yang ada di foto, kalau tidak ada orang di situ.

Kata nya dulu tahun 1970 pemilik tempat ini yang bernama liu dan lian. Saat istri liu lian meninggal karena tak sempat menyelamatkan liu alhasil lian meninggal karena patah hati. Liu bunuh diri dengan menyayat semua badan nya berharap kalau lian hidup lagi, tapi tidak lalu liu meninggal tahun 1974. Lalu semua orang yang tinggal di dekat gedung itu katanya setiap malam bulan ke pertengahan maret malam selalu kebakaran.

Dan sampai tidak ada yang tau kenapa penyebab nya, ada yang mengatakan pertengahan maret adalah hari meninggal nya lian dan selalu ada yang lari memakai jubah di dekat post bank. Makanya pihak bank merobohkan post bank itu, katanya lagi pernah ada yang bilang liu sedang ada di lantai 5 karena itu tempat liu menyayat tubuh nya dan konon bekas darah yang dia sayat itu masih ada.

Share This: