Hantu Jabang Bayi

Halo pemirsa, sudah lama banget nih nggak post cerita disini. Terakhir bikin tuh yang “warnet yang tak nyata” gitu, tapi sudahlah gak usah banyak omong. Biasa anak remaja, punya cita-cita jadi penyiar radio jadi bawel sendiri. Ewwh.. Haha, tapi jujur WEB ini memang yang paling ok menurut aku (aku bukan penjilat lho ya!). Ok cukup basa basinya. Kali ini saya akan menceritakan pengalaman saya (maklum suka ngelamun) yang tiba-tiba saja nongol di otak.

Malam itu saudara-saudara saya datang ke rumah karena lagi silaturahmi gitu. Karna malam nya sedang hujan lebat, mereka terpaksa menginap di rumah saya. “eleh, terpaksa apanya! Mereka pasti senang nginap disini, toh dapet makanan dan tidur gratis kan” dumel saya sebal sembari menggigit tali yang terpasang di guling kamar. Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu membuat saya menyaut “masuk!!” dengan keras.

Muncul sosok tante saya yang masih cantik walau sudah janda. Dia juga salah satu saudara yang sedang menginap. “indah lagi apa nih? Protes ya kita kita nginap disini?” tanya tante sembari berjalan dan ikut berbaring di tempat sebelah saya. “Nggak kok tant, tapi tante sendiri ngapain kesini?” tanya saya mengalihkan pembicaraan. Gengsi donk kalau ngaku nggak suka dengan kehadiran mereka disini?.

loading...

“Nggak kok! cuman mau cerita-cerita aja, boleh kan?” tanyanya. Sebagai jawaban saya hanya mengangguk saja. Tante menceritakan tentang keguguran nya saat sudah sembilan bulan, sampai dirinya tak bisa hamil lagi dan ditinggalkan oleh om saya membuat hati saya terenyuh. Tapi Apalah daya, saya hanya bisa mengatakan “sabar aja tante, yang sudah berlalu lupakan saja” saat dia mulai sesenggukan.

Mungkin karna mendengar suara tante yang merdu atau karna mengantuk mata saya mulai kehilangan keseimbangan, sampai menutup dikala tante masih bercerita. Entah sudah berapa jam saya tertidur, sampai sayup-sayup terdengar suara tangisan bayi membuat saya terbangun. Saya melihat sekeliling, tidak ada siapa-siapa termasuk tante.

Ah mungkin hanya halusinasi saja. Saya mencoba berpositif thinking dengan keluar dari kamar dan menuju ke dapur hendak mengambil air putih, entah kenapa tenggorokan saya jadi kering dan minta diguyur. Mungkin dehidrasi karna malam ini hujan turun sangat deras (lho?). Setelah memberi minum pada tenggorokan, saya mengedarkan pandangan ke seluruh ruangan, hanya untuk memastikan kalau rumah ini aman tanpa adanya maling.

Tapi pandangan saya terjatuh pada satu titik, dimana saya melihat sesosok kecil berwarna krem daging tengah berdiri di pintu utama. Posisi saya dengan benda itu lumayan jauh membuat saya merasa tertantang untuk melihatnya lebih dekat. Setelah berjarak lumayan dekat saya menjadi terpaku ditempat. Tubuh saya seolah membeku, saat melihat sesosok kecil seperti bayi dengan keadaan hanya daging tanpa kulit tengah menyeringai dan melotot ke arah saya. (jangan dibayangkan!).

Sungguh ini sangat menyeramkan, sampai-sampai saya pingsan karna tak sanggup melihat hantu bayi tanpa kulit itu. Esoknya saya terbangun dengan keadaan di kamar dan dikelilingi oleh keluarga besar. Saya langsung menceritakan semuanya pada mereka membuat mereka terkejut. “Tante juga melihatnya saat sudah keguguran, sama seperti kamu malam itu tengah turun hujan gelap” sahut tante membuat saya bergidik. Makanya jangan terbangun disaat malam tengah hujan deras, konon katanya jabang bayi itu akan muncul disaat kamu tertidur pulas dan tengah hujan. Jangan sekali-kali melakukannya! Siapa tahu dia sedang berdiri di depanmu?.

Share This: