Hantu Kepala Seorang Wanita

Kejadian ini saya alami ketika berada di sebuah Rumah Sakit dimana waktu itu kakak mengalami kecelakaan. Karena lukanya terlalu parah, kakak dirawat di salah satu ruang Unit Gawat Darurat (UGD) sebuah rumah sakit di Semarang. Setelah menunggu berapa lama, saya bersama-sama teman-teman kakak bercerita dari mulanya kecelakaan itu terjadi. Setelah itu pembicaraan kami seputar hal-hal yang lucu sehingga membuat teman-teman kakak di sekeliling ikutan tertawa. Cukup lumayan keras tertawa kami itu. Sementara jam di dinding menunjukkan pukul 22.00 malam.

Namun, tanpa disadari tiba-tiba salah satu teman kakak melihat bayangan kepala seorang wanita yang berambut mengembang muncul lewat jaring-jaring jendela rumah sakit. Letak bayangan itu bersebrangan dengan tempat dimana kakak saya dirawat. Ruangan itu merupakan tempat persalinan. Tadinya kami mengira bahwa dia adalah salah satu wanita yang mungkin habis melahirkan dan ingin menghirup udara segar.

Memang pada waktu itu kami tidak terlalu memperdulikan, dan setelah kejadian, itu kami kembali lagi bercerita hal-hal yang lucu dan membuat kami tertawa. Lagi-lagi, bayangan itu muncul lagi tapi wajahnya tidak terlihat jelas sehingga teman yang lain berpikir bahwa suara kami terlalu berisik yang membuat dia terganggu.

Akhirnya kami bergegas pergi dari tempat itu setelah kami istirahat karena waktu hampir pagi, jam menunjuk sekitar pukul 00:00 dini hari. Nggak lama kemudian kami terlelap tidur dan akhirnya kami sadar hari sudah pagi. Saat itu, kami semua berjalan di tempat kejadian untuk mencari tau keadaan kakak saya tapi diseberang tempat kakak saya dirawat terlihat ada bendera kuning yang tepatnya pada ruang bersalin tadi.

loading...

Kami bertanya pada suster yang lewat saat itu dan dia bilang baru saja ada seorang ibu muda yang meninggal setelah melahirkan seorang bayi laki-laki dikarenakan pendarahan terus-menerus. Ternyata baru kami sadari kalau bayangan kepala wanita itu berhubungan dengan ibu muda yang meninggal setelah persalinan itu. Dan, sejak saat itu saya sering trauma untuk datang ke rumah sakit lagi dan hal itu membuat saya takut.

Share This: