Hantu Kumkum

KumKum adalah sebutan untuk hantu dari cerita rakyat Malaysia. Hantu itu di gambarkan bersosok wanita tua yang pergi dari suatu rumah ke rumah yang lainnya, mencari gadis-gadis muda. Dengan meminum darah mereka, hantu itu berharap bisa memulihkan kecantikannya dan awet muda. Hantu KumKum telah meneror orang-orang di Malaysia selama beberapa dekade dengan rasa laparnya yang tak terpuaskan terhadap darah gadis-gadis muda.

Hantu ini adalah wanita tua yang buruk rupa yang mengenakan kerudung atau Jilbab panjang dan menjuntai untuk menutupi wajahnya yang menyeramkan. Dia sering berjalan dari rumah ke rumah, mengetuk pintu dalam mencari korbannya. Karena wajahnya yang sangat jelek dengan bentuk yang aneh, dia tidak bisa mengucapkan salam tradisional umat Muslim “Assalamualaikum” dengan baik. Jadi yang terdengarnya hanyalah “KumKum”.

Konon hantu KumKum semasa hidupnya merupakan wanita yang sangat cantik, tapi tidak pernah puas dengan penampilannya. Ketika dia bertambah tua dan kecantikannya mulai memudar, dia berusaha mencari jalan untuk mengembalikan kecantikannya. Dia kemudian berkonsultasi dengan Bomoh (Dukun) dalam istilah orang Malaysia, yang mengatakan padanya untuk melakukan ritual ilmu hitam. Dengan itu, memungkinkan dia untuk tampil cantik selamanya.

Dukun itu kemudian memberinya sebuah ramuan untuk diminum dan menyuruhnya untuk tidak melihat bayangannya sendiri di dalam cermin selama 30 hari lamanya. Namun, wanita itu merasa tersiksa dengan keingintahuannya. Tiap kali dia menyentuh wajahnya, kulitnya terasa semakin halus dan keriput-keriput mulai menghilang. Tiap orang yang bertemu dengannya, selalu mengatakan bagaimana rupa penampilannya.

Ketika tiba hari ke 29 pujian itu tampaknya terlalu banyak sehingga wanita ini melanggar janjinya. Sedikit-sedikit, dia mengintip bayangan dirinya di dalam cermin. Cermin itu kemudian pecah begitu juga wanita malang itu. Kulitnya melepuh dan wajahnya mulai berubah. Dia kemudian menjadi sosok yang menyeramkan dan buruk rupa. Seorang gadis Malaysia menceritakan kisahnya bertemu dengan hantu KumKum semasa dia kecil.

loading...

Saya masih mengingat ketika hantu KumKum bergentayangan di seluruh Malaysia. Katanya dia mencari gadis-gadis muda. Saat itu saya masih berusia 7 atau 8 tahun. Katanya dia tidak memiliki bulu mata dan juga hidung, kecuali dua buah lubang kecil di mana hidungnya pernah berada. Kulitnya dipenuhi koreng dan bekas-bekas lepuhan, giginya juga kuning dan tajam-tajam.

Suatu sore, saya tengah dalam perjalanan pulang ke rumahku ketika tiba-tiba saya merasakan perasaan yang tidak enak seperti seseorang sedang membuntutiku. Saya dengar seseorang menyelinap di selokan depan rumah tetanggaku. Ketika saya membalikkan badan, saya melihat sesosok wanita mengendap-endap dalam selokan itu. Dia membungkukkan badannya dan saya tidak bisa melihat wajahnya karena tertutup kain penutup kepalanya yang panjang ke bawah.

Tak lama kemudian, dia menarik ke belakang kainnya. Saya terhentak dan tidak bisa bergerak. Kulitnya merah dan penuh koreng, kedua matanya kuning dan tatapannya seolah menembus jiwaku. Saya tahu dia bukan manusia. Selama itu, saya kemudian mendengar kakakku memanggil dari dalam rumah. Pengaruhnya terpatahkan dan saya lari secepat saya bisa, hingga akhirnya tiba di depan rumahku.

Malam itu sangat gelap, sebuah benturan keras dan gesekan-gesekan terdengar dari balik pintu rumah kami. Kami merasakan getaran pintu itu sangat kuat. Kami kemudian memanjatkan doa-doa keluar dari mulut kami. Suara gesekan di pintu itu lalu berhenti, tapi tak lama kemudian, benturan dan gesekan terdengar dari pintu belakang kami. Kami semua ketakutan oleh sosok itu. Ini terus berlanjut selama sejam lebih. Esok paginya, ketika rasanya sudah aman untuk keluar, kami menemukan bekas cakaran penuh darah yang ada di balik kedua pintu rumah kami di luar.

Share This: