Hantu Menyerupai Tetanggaku

Hay aku donita sary vista putri boleh panggil saya ita saja biar gampang panggilnya ya. Sudah kita mulai aja cerita nya, pada malam sabtu saya bersama 4 kawan saya yang bernama syafa, arla, fauziah, asya sedang menuju ke musholla untuk menunaikan ibadah sholat isya berjamaah. Setelah sesudah sholat tiba tiba lampu musholla mati dan di musholla itu sangat gelap sekali, ditambah hujan yang lebat untung kita semua bawa payung dan aku ingin pergi keluar dari musholla itu sambil aku meraba-raba gagang pintu musholla itu.

“Syafa gagang pintunya mana.” ita.
“Oh ini dia gagang pintunya ita.” syafa.
“Oh terima kasih banyak ya syafa.” ita.
“Udah yuk cepetan ke rumahku” sahut arla.
“Iya yuk cepetan kita kerumah arla” sahut asya.
“Iya disini gelap banget cepetan lipat mukenanya.” sahut fauziah.

Setibanya di rumah arla kita makan bersama atau juga bisa di sebut makan besar, saat mau pulang kerumah masing masing beda arah. Aku arahnya lurus yang lain nya ke kiri syafa sama fauziah dan sama asya, dia bertiga satu gang dan aku beda gang. Saat aku melewati warung dheka’sh aku melihat anak kecil yang pakaian nya serba hitam dan dia menunduk kebawah sambil memakai topi hitamnya, membawa tongkat besi dan aku pun tidak mau lihat itu. Maka itu aku tutupi wajahku dengan payung.

loading...

Setiba di dekat pohon beringin, aku sengaja menemui tetanggaku yang sama persis seperti anak kecil itu dan aku bertanya pada nandhia katanya dari tadi nandhia tetanggaku yang sengaja aku jumpai dari tadi berteduh bersama. Keluarganya di pos tempat satpam karena aku sedikit kehujanan aku ikut berteduh dengan rasa yang sangat takut. Terima kasih telah membaca ceritaku.

Share This: