Hantu Poppo

Di pulau Sulawesi, ada urban legend yang menyeramkan dan sudah berusia ratusan tahun, tentang hantu yang terkenal dengan nama Poppo. Konon, legendanya selalu ada di tiap daerah di Sulawesi. Poppo sebenarnya hanyalah manusia biasa yang berubah menjadi makhluk menyeramkan karena mengamalkan ajaran yang salah dari ilmu hitam. Karena kesalahan itu, orang tersebut harus menjadi makhluk menyeramkan penghisap darah, sebuah kutukan untuk dirinya dan keluarganya.

loading...

Manusia yang menjadi Poppo biasanya tinggal di daerah-daerah terpencil, dan tidak banyak terlibat dengan orang di sekitarnya. Dan ketika malam tiba, sadar atau tidak sadar, orang itu akan pergi ke bubungan rumahnya tempat yang paling tinggi di sana, untuk menyimpan tubuh bagian bawahnya di tempat yang tersembunyi. Setelah itu, dia akan memisahkan kepala beserta jeroannya keluar dari tubuh dan pergi mencari mangsanya.

Poppo yang melayang hanya dengan kepala dan jeroannya itu biasanya akan mengeluarkan suara “Pok.. pok” berulang-ulang. Poppo yang keluar di malam hari akan mencari mangsanya, seperti orang-orang sakit, bayi, bahkan ibu-ibu hamil, untuk dihisap darahnya. Namun, ada juga jenis Poppo lain yang hanya memakan buah-buahan atau ikan di laut sebagai makanannya.

Menurut masyarakat yang tinggal di Sulawesi, Poppo memang ada dua jenis. Poppo yang hanya memakan buah-buahan dan ikan di malam hari disebut Poppo Mandala. Bahkan, dia menjadi permainan anak­anak, yang secara tidak langsung membantu mereka mengetahui mana pohon yang buahnya sudah ranum. Biasanya pohon itu sudah pernah dihinggapi hantu itu. Sedangkan hantu Poppo yang selama ini menjadi urban legend menyeramkan adalah Poppo Sallang.

Adalah Poppo yang berbahaya, yang selama ini meneror orang-orang. Ada sebuah mitos yang sangat melekat dengan Poppo. Mitos ini berkaitan dengan sebutan dan suara yang seringkali terdengar ketika Poppo bergentayangan di malam hari. Konon katanya, ketika kamu mendengar suara khas dari hantu Poppo “Pok pok”, itu menandakan hantu itu berada di sekitar tempat kamu. Semakin jelas terdengar suara itu, maka keberadaannya diyakini masih jauh dari tempatmu.

Namun, ketika suara itu mengecil dan makin pelan maka diyakini Poppo sudah berada di dekatmu. Mitos dan ciri khas dari suara Poppo ini pada akhirnya disematkan menjadi sebutan hantu itu. Maka tidak jarang juga orang-orang menyebut Poppo dengan sebutan Pok pok atau pongko. Menjadi Poppo merupakan kutukan yang sangat berat bagi orang yang menjalaninya. Kutukan itu seakan tidak pandang bulu dalam menentukan takdir seseorang.

Hampir sama dengan kutukan ilmu hitam lainnya, kutukan pada Poppo juga ditanggung oleh keturunannya. Ketika seseorang dikutuk menjadi Poppo, berarti orang itu akan menurunkan kutukan Poppo ini kepada anaknya, dan anak kepada cucunya nanti, dan begitu seterusnya. Kutukan ini diturunkan secara turun temurun dan diyakini masih ada hingga hari ini.

Share This: