Hantu Suster di Rumah Sakit

Yey ini ceritaku yang ke-3 *hehe. Aku langsung saja ya. Jadi ceritanya adikku, Zefa sedang sakit dan di rawat di rumah sakit. Mamaku yang menemani adikku di rumah sakit Jakarta. Saat itu aku sedang sibuk skripsi jadi tidak bisa ke Jakarta. Jadi papahku yang menemani mamahku sambil turut menjaga adikku. Saat itu aku sudah punya adik perempuan namanya Syalom. Dia masih SD dan aku yang bertugas menjaganya karena kedua orang tuaku sedang sibuk menjaga Zefa.

Jadi ini cerita mamaku, rumah sakit di tempat adikku di rawat itu sangat besar. Kebetulan adikku baru berumur 17 tahun. Jadi di tempatkan di ruang anak-anak. Karena yang di tempatkan di ruang dewasa adalah orang yang berusia 18 tahun ke atas. Singkat cerita adikku di rawat di ruangan kelas 2 karena kelas 1 saat itu penuh mau tidak mau adikku harus berbagi kamar dengan 2 orang anak lainnya.

Sekat antara ranjang hanya memakai kain gorden, kebetulan adikku di pojok sebelah kiri dekat pintu masuk. Mama dan papaku tidur di kasur bawah di samping ranjang adikku. Ranjang adikku itu tinggi tahu kan ranjang rumah sakit itu bagaimana *hehe, jadi mama dan papaku berada tepat di samping kolong ranjang adikku. Singkatnya hari itu kamis malam jumat. Sekitar jam 2 an ibuku terbangun tiba-tiba karena ingin melihat keadaan adikku.

Tapi adikku tertidur pulas mungkin karena pengaruh obat. Lalu mamaku berbaring untuk melanjutkan tidurnya di sebelah papaku tapi tiba-tiba mama melihat seorang suster berdiri tepat di depan ranjang adikku dan menatap adikku cukup lama, suster itu memakai seragam lengkap dengan topi khas suster di atas kepalanya. Mama gak melihat secara jelas mukanya karena tertutup rambutnya yang terurai.

Mamaku berpikir mungkin suster sedang mengecek adikku, biasanya kan begitu ya kalau suster suka malam-malam datang ke ruangan setiap pasien untuk sekedar mengontrol keadaan setiap pasiennya. Tapi sejenak mamaku agak terheran karena suster di rumah sakit hari ini memakai baju seragam berwarna putih bukan warna hijau seperti suster yang mamaku lihat sekarang dan semuanya memakai celana tapi yang ini memakai rok persis seragam suster zaman *kompeni.

Niat mamaku ingin menegur suster itu tapi niatnya itu tak di sampaikan karena mamaku keburu melihat kebawah ranjang dan syock karena suster itu tidak punya kaki! Bayangkan deh orang mana yang gak punya kaki tapi bisa berdiri tegak tanpa bantuan tongkat atau alat bantu berdiri lainnya. Kedua kaki suster itu tidak menyentuh keramik rumah sakit boro-boro nyentuh, nampak saja tidak.

Dan yang terlihat hanyalah kepala sampai bagian pahanya yang tertutup seragam roknya. Mamaku sadar kalau ini bukan manusia. Sesaat suster itu ingin menengok ke arah mamaku, mamaku yang ketakutan pun sadar langsung memejamkan mata dan menyembunyikan kepalanya di selimut sambil memeluk erat papaku yang tertidur pulas. Keesokan harinya mamaku menceritakan kejadian semalam ke papaku dan terdengar oleh adikku yang sedang main game di ponselnya.

Adikku tersenyum dan berkata “mama sudah lihat ya? Dia sering kok kesini mah mondar-mandir di depan ranjang aku. Kadang berdiri di depan ranjangku tapi dia diam saja”. Mamaku kaget lalu bertanya “kok *sinyo gak takut sih kalau sering lihat dia?”. *Sinyo (panggilan mamaku ke anak laki-lakinya). Adikku tertawa dan menjawab “awal-awalnya sih takut mah tapi sudah keseringan lihat jadi biasa saja, dia juga gak pernah nunjukin mukanya atau nakut-nakutin kok jadi ya sudah terbiasa” jawab adikku santai.

Mamaku lemas setengah mati. Saat papaku menceritakan apa yang di alami mama ke aku, aku jadi enggan menemani mama di rumah sakit apalagi hari kamis malam jumat tapi karena kasihan sama mama dan adikku, jadi aku mencoba gantian dengan papaku menemani mama di rumah sakit. Tapi lagi-lagi aku tidur pulas saat itu sambil memeluk mamaku dan tidak di ganggu sama sekali padahal itu hari kamis malam jumat. Soal kenapa aku gak pernah di perlihatkan sosok tak kasat mata yang menyeramkan akan aku bahas di ceritaku yang selanjutnya.

KCH

Nafta

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

Nafta has write 2,660 posts