Hantu Thailand Datang ke Rumahku

Assalamualaikum reader KCH. Ketemu lagi dengan Bismi si Bisto (Bismi naruto) dari Aceh *hehe. Oh iya salam juga buat semua pembaca dan penulis KCH serta adminnya. Oke di cerita ke-82 ini aku akan bercerita tentang hantu Thailand yang tiba-tiba ada di rumahku. Oke lets go to story. Kejadian ini kualami sudah sangat lama, pada saat itu aku baru kelas 5 SD sekarang 11 SMA *hehe.

Ya aku masih ingat kami sekeluarga kedatangan tamu dari Thailand. Soalnya adik kakekku yang perempuan tinggal di Thailand bersama keluarganya jadi kembali ke Indonesia lah jenguk saudaranya gitu. Nek maryam (adik kakekku) mempunyai cucu perempuan bernama Book (keturunan Thailand kali ya?) maklum ayahnya orang Thailand dan ibunya anak dari nek maryam. Malam harinya aku bicara dengannya, aku tulis ke bahasa Indonesia saja ya soalnya aku ngomong bahasa inggris dengannya *hehe.

“Book kamu kelas berapa?” tanyaku.
“Sama kayak kamu 5 SD” book.
“Kamu punya kakak atau adik gak?” tanyaku.
“Dulunya punya” book.

“Maksudnya?” tanyaku penasaran.
“Aku punya seorang kakak bernama phon, tapi dia sudah meninggal tertabrak mobil” jawabnya dengan ekspresi sedih.
“Maaf ya bukan maksudku mengingatkanmu dengan kakakmu” kataku menyesal dengan perkataanku.
“Sudahlah tak apa, aku tidur dulu ya” book.

Aku pun mengiyakan dan bergegas menuju ke dapur untuk minum. Saat kuberada di dapur, tiba-tiba lampunya mati. “Pakai mati segala lagi” kataku kesal. Aku pun mengambil lilin di rak piring, tetapi angin entah dari mana datang, tirai jendela dapur sampai terlepas semua. Jantungku *dag-dig-dug, ada apa ini? Tiba-tiba aku mendengar suara menangis di balik rak piring.

“Siapa itu” tanyaku, dan aku pun melangkah ke rak piring dan mulai melihat kebelakangnya, tetapi tidak apa-apa disana. “Mungkin hanya fatarmorgana aku saja” pikirku. Tiba-tiba lewatlah wanita berbaju merah berambut panjang diluar, aku melihatnya jelas sekali dari jendela. Aku keluar rumah dan betapa terkejutnya aku di atas pohon mangga terlihat wanita muda bermuka buruk sedang menggantung tepat di atas kepalaku.

loading...

Darah segar mengalir dari mulutnya, “phon” tiba-tiba ada suara dibelakangku. “Book” kataku. Book datang dan memelukku “kumohon bismi bertemanlah dengannya” kataku. Sejak malam itu aku mulai tidak takut lagi dengan phon. Kira-kira 1 minggu lebih book di rumahku. Saat book pulang ke Thailand, phon pun sepertinya ikut pulang juga. Baguslah hantu Thailand yang dibawa pulang ke rumahku sudah pergi *hehe. Wassalamualaikum.
Facebook: Bismi jasein

Bismi Jasein

Bismi Jasein

Facebook: Bismi jasein I Fans Anime Naruto From Aceh

All post by:

Bismi Jasein has write 89 posts