Hantu Tukang Bakso

Hi kenalin namaku Selamet, aku mau berbagi kisah tentang hantu tukang bakso. Pengalaman ini sangat menyeramkan, sampai merinding jadinya aku kalau di ingat-ingat lagi tentang kejadian itu. Jadi kejadian nya itu sekitar 1 tahun yang lalu. Ketika itu sore tepatnya jam 6, aku habis baru sembuh dari sakitku dan kepengen banget makan bakso. Aku duduk saja di teras depan rumahku menunggu tukang bakso lewat. Mataku juga melirik sana-sini dengan gelisah, kemudian aku menoleh ke arah kanan samping rumahku yaitu kebun acak-acakan dengan pohon besar dan rumput liar dimana-mana.

Konon kata orang sekitar, kebun itu angker. Setiap yang lewat situ pasti diganggu sama penghuninya, ada yang berbentuk pocong, atau kuntilanak, bahkan wanita berjubah merah. Juga ada yang tiba-tiba dilempar pakai kotoran, seperti kotoran kambing, kerbau dan lain-lain, padahal disitu hewan-hewan tersebut tidak ada.

Aku segera memalingkan wajahku karena agak merinding juga lama-lama melihat dan mengingat lebih dalam kebun luas disamping rumahku itu.

loading...

“Heh, kesambet lo sore-sore bengong” ibuku tiba-tiba menepuk bahuku.
“Ini mah, aku pengen banget makan bakso” jawabku.
“Hmm emang ya kalau orang baru sembuh itu banyak banget kepengen macam-macam” celoteh ibuku seraya masuk kedalam rumah.

Aku acuh saja sambil tetap melirik-lirik kiri, kanan, depan dan juga belakang berharap aku dapat memenuhi hasratku dengan menemukan tukang bakso dan membayangkan aroma kuahnya yang menghangatkan tubuhku, hmm lezat. Beberapa saat kemudian kulirik jam, sudah hampir isya kira-kira jam 18.55, aku masih setia menunggu. Dan kemudian terdengar suara “teng, teng, teng”. Wow hari mulai malam, lewat juga tuh tukang bakso langanan keluargaku.

Segera aku mencari arah suara tersebut, dan dia lewat dari arah belakang rumahku. Aku langsung menghampiri “Bang bakso”. Aku panggil tukang bakso itu, tapi dia tetap jalan belok menuju arah kanan, ke arah kebun angker itu. Aku yang sedari tadi menunggu tukang bakso dan kepengen banget makan bakso, tanpa sadar dan tanpa pikir panjang berlari mengejar tukang bakso tersebut ke kebun itu.

“Bang, tunggu” teriak ku ketika aku berada kira-kira dua meter di belakangnya. Dia berhenti,tapi tidak menoleh. Aku menghampiri, semakin dekat, semakin dekat. Ketika dia membalikan tubuhnya, betapa kagetnya aku melihat wajahnya rusak dan banyak belatung dan yang lebih membuatku tubuhku kaku total yaitu di hidung, telinga, mulut, dan matanya masih tersumpal kapas seperti orang baru meninggal.

Dia terus menatapku. Aku bergetar hebat tanpa bisa ambil tindakan apapun. Rasanya kaku tapi bergetar. Kemudian orang didepanku hilang dan sontak aku baru sadar bahwa aku ada ditengah-tengah kebun angker samping rumahku. Tanpa pikir panjang aku ambil langkah seribu. Setelah itu aku sakit lagi dalam waktu yang cukup lama. Itulah pengalaman yang paling menakutkan bagiku.

Setelah beberapa bulan mas bejo menjenguk aku dirumah sakit dan kuceritakan pengalamanku itu dan betapa mengejutkan mas bejo menceritakan bahwa cak komar penjual bakso keliling langganan kami telah tewas tersambar kereta api saat berjualan bakso didekat stasiun bersama gerobaknya beberapa bulan lalu, mungkin itu hantu yang menyerupai tukang bakso langgananku atau hantu yang lain. Sampai hari ini masih menjadi sebuah kisah misteri pengalamanku dan aku sudah pindah dari rumah dekat kebun angker itu.

Share This: