Hanya Saya Yang di Ganggu (Part 1)

Hallo, aku Yassynta biasa di panggil Yoyo karena aku suka hiphop hehe. Ini postingan ceritaku pertama kali. Langsung aja ya. Dari kecil aku suka sekali hal berbau cerita hantu dan sudah mengalami hal janggal mistis gitu, sampai semua tetangga tau. Tapi aku juga terkenal bandel dan nekat di daerah rumahku. karena aku tomboy juga.

UMUR 3 TAHUN, Kakek dari keluarga ayahku memang main hal hal ghaib dan berurusan sama ritual-ritual manggil makhluk ghaib, aku tidak tau kejelasan nya gimana, ibu cuma kasih tau segitu setelah aku sudah SMP. Jujur aku juga takut tanya ayahku tentang hal ini.

Ibu pernah cerita di umurku yang ke tiga ada hal mistis dan menyeramkan menurut ibu. Kejadian nya berawal dari susu kaleng yang sudah habis ketika sore dan ibu lupa untuk beli stok susu, buat aku minum susu disaat malam, jam 8 malam akhirnya ibuku mengajak aku beli susu kaleng.

Hape ibu berdering dan ada telpon dari ayah, ibu bilang dengan suara keras dan terburu-buru ditelpon, akhirnya kita berdua pulang lagi kerumah dan tidak jadi beli susu. Ibu kunci pintu rapat-rapat dan jendela. Jam 11 malam ayahku pulang dan orangtuaku langsung siapkan sesajen, sementara itu aku sudah rewel nanyain susu. Ayah sudah belikan susu ternyata dan ibu segera membuatkan nya untuk ku setelah selesai bantu ayah.

loading...

Saat air sudah mendidih ibu kaget bukan main di panci ada banyak ulat pada ngambang di permukaan panci, ibu langsung nangis dan panik. Setelah kami bertiga tidur di kamar, sesajen sudah siap di teras rumah dan hanya aku yang belum tidur, aku bangunin ibu dan cerita kalo aku mendengar suara orang bergumam, bayangan hitam yang bolak-balik yang bikin cahaya lilin sesajen goyang dan suara orang makan dengan rakus.

Keesokan hari nya isi sesajen habis. Dan alhamdulilah habis itu orangtuaku tidak perlu menyediakan sesajen lagi, keluargaku sudah bebas dari hal-hal begitu.

Kakek Meninggal, Aku sudah berumur 7 tahun ketika kakek meninggal, dan aku merasa kakek tidak meninggalkan keluarganya begitu saja. Waktu aku sudah kelas 6 SD, mulai lagi kejadian aneh, kakak kesurupan almarhum kakek. Saat pulang dari sekolahnya, kakak mampir main dirumah teman nya dan di situlah kakak mulai kesurupan. Kakak jalan kaki pulang ke rumah sekitar kurang lebih 5KM dari rumah teman nya sambil berjalan kaki, teman-teman nya cuma bisa mengikuti dari belakang pakai motor, kakak marah-marah tidak jelas di jalan.

Begitu sampai rumah, gerombolan teman kakak suruh aku telpon ibu. Aku dengan berlinang air mata cerita ke ibu yang lagi berada di kantor, dan aku disuruh panggil tetangga yang ahli mistis gitu. Sebelum tetangga dateng, kakak memperhatikan aku terus dengan senyum menyeringai, tidak lama kemudian dia bilang “cucu ku? benarkah cucu ku yang dulu aku timang-timang? Kamu sudah besar ya!” Di situ aku makin merinding karena suaranya besar sekali, teman-teman kakak juga pada takut.

Karena aku makin takut dan mau lari ke kamar, kakak ngejar dan alhamdulillah tetanggaku datang. Sebut saja bu emih dengan cepat menghadang mundur kakak buat duduk di ruang tamu dan mau di bacakan doa, tapi kakak teriak “cucuku, kakek punya beberapa teman, kamu mau kan mewarisi nya?” Abis itu arwah kakek berhasil dikeluarkan dari kakak ku.

Semuanya lega dan kembali normal. Saat itu aku bingung, apa yang mau diwariskan kakek? masa teman nya? Semua sudah pada pulang dan tinggal aku saja berdua sama kakak di rumah, aku langsung lari ke kamar, karena aku masih takut dan aku memilih tidur saja, Bersambung.

Share This: