Hayo Apa itu!

Hai sobat KCH, nongol lagi nih. Semoga gak bosan ya, salam buat para member yang sudah pada mulai *ngaco digrup bikin cerita isi pemainnya pakai nama anggota grup semua, ya sudah terserah saja lah, yang penting kita-kita happy, *hehe. Saya mau cerita tentang kejadian tadi malam saat saya, suami dan anak saya pergi keluar untuk mencari makan, karena kemarin sibuk siangnya jadi gak sempat masak.

Alhasil kami beli makanan diluar, setelah sampai saya memesan nasi goreng satu bungkus. Setelah memesan nasi goreng saya kepenjual martabak lalu memesan 1 dan suami langsung ketukang penjual nasi serba ada, lalu memesan sebungkus nasi pecel, karena selera kami berbeda jadilah pesannya sana sini, *hehe.

Selesai memesan karena biasanya lama nunggu, maklum lah antri panjang. Kami mencoba meninggalkan warung-warung itu untuk sekedar jalan-jalan memutar sebentar melalui jalur dalam, jalan kecil gitu lah. Oh ya kami naik sepeda motor waktu itu, saat kami melewati sebuah jalan yang disampingnya ada pohon dan ada dua anak kecil cowok waktu itu, 1 bersepeda dan 1 lagi berjalan kaki.

Kami mengurangi kecepatan, jadi pelan-pelan banget gitu jalannya dibelakang anak-anak tadi, dan tiba-tiba 2 anak tadi dikejutkan dengan lemparan batu sebesar genggaman orang dewasa berasal dari atas pohon besar disamping jalan itu. Mereka pun terlihat kaget sambil melihat batu berwarna putih tadi, sedangkan suami saya melirik keatas dan tersenyum lalu berkata kearah anak tadi “hayo lho, apa itu!” sambil melewati kedua anak tadi dan cengengesan, saya yang penasaran bertanya.

Saya: ada apa sih?
Suami: masa gak lihat tadi ada hitam-hitam lagi nongkrong diatas pohon ngelemparin batu kearah anak-anak tadi?
Saya: masa sih? Ada-ada saja.

Suami: serius, saya lihat tadi.
Saya: oh, mungkin penunggu pohonnya mau kenalan apa gimana kali ya.
Suami: iya lah biasa, cari perhatian, gak kenal maka tak sayang, *haha.

Saya pun ikut tertawa, ada-ada saja. Lagian siapa juga yang mau kenalan sama itu penghuni, paling-paling kalau dia nampakin diri, itu anak-anak langsung lari kocar-kacir kali *hehe. Setelah itu kami memutar menghampiri pesanan-pesanan kami tadi dan pulang sambil masih cengengesan bercanda tentang anak-anak dan si empunya pohon tadi. Sekian, maaf kalau *belepotan harap dipahami ya, *hehe wasskum.

loading...
Nurul Chayang Ifand

nurul

Hay, sy lahir d desa terpencil di daerah blora, saya biasa di panggil mahmud sama author lain,salam kenal ya

All post by:

nurul has write 23 posts