Ikut Acara Uji Nyali

Hai kawan-kawan KCH. Nama saya fauzan. Waktu itu jam sudah menunjukkan pukul 22.45 malam. Di sebuah rumah yang angker tampak sebuah kegiatan uji nyali. Aku tengah duduk di depan sebuah lilin.

Aku: dingin sekali.

Tiba-tiba gelas di meja pecah.

Aku: suara apa itu? Setan atau tikus? Ah, biarlah mungkin bagian dari acara.

Tiba-tiba lilin di depanku padam.

Aku: hei, kenapa lilin ini padam, ada apa ini?.

Dari kegelapan samar-samar muncul bayangan yang menyeramkan.

Aku: tenang, aku harus berani. Aku tak ingin gagal, semua hanya perasaanku saja.

Bayangan itu semakin jelas dan dekat dengan aku.

Aku: mengapa bulu kudukku berdiri lagi.
Kuntilanak: kamu harus mati dan ikut denganku.
Aku: hah siapa kau?.
Kuntilanak: kamu harus ikut aku. Agar arwahku tenang di alam sana.
Kuntilanak: gara-gara kawanmu yang keji menyiksaku, hingga aku jadi begini, saatnya balas dendam.

loading...

Aku: tapi kenapa aku, apa salahku?.
Kuntilanak: kamu harus mati.
Aku: jangan. Tolong.

Bangun fauzan, bangun. Tenanglah fauzan. Kamu sekarang aman, tim kami menemukan kamu tak sadarkan diri. Dikamera kamu seperti biasa-biasa saja, memangnya ada apa? Masih dalam ketakutan aku menceritakan peristiwa yang tadi aku alami.

Aku: begitulah pak.
Pak kamera: sekarang mari berdoa agar arwahnya tenang di sana.

Menjelang subuh aku pulang tanpa menyadari akan sesuatu yang terjadi.

Aku: syukurlah semua ini telah berakhir.

Tiba-tiba kuntilanak tadi mengikutiku. Wassalam.

Share This: