Interaksi Dengan Makhluk Lain

Namaku dian, tak pernah terpikirkan olehku akan mengalami kejadian seperti interaksi dengan makhluk lain. Kejadian yang akhirnya membuka mataku, bahwa disekitar kita ini juga ada kehidupan lain selain kita yaitu yang mungkin aku sebut dengan hantu. Awalnya aku bukan orang yang mudah percaya dengan yang namanya hantu, aku orangnya sering berpikir rasional dan logis. Aku banyak mendengar cerita seram dimana-mana, namun aku belum cukup percaya jika aku tidak merasakannya sendiri dan saat itupun tiba.

Aku sempat belajar tenaga dalam semasa aku sekolah, yang melatih kita untuk mempertajam semua indera. Kini aku sudah menjadi mahasiswi dan hampir 2 tahun aku tidak lagi belajar ilmu itu dan sampailah pada malam itu. Ketika aku dan teman-teman serta mahasiswa baru melakukan camping, kami sudah sampai di penghujung acara.

Namun tiba-tiba saja suasana saat itu kisruh, karena satu, dua bahkan hampir seluruh wanita mahasiswi baru yang ikut dalam acara puncak itu hampir semuanya kesurupan. Beberapa panitia sibuk mengobati dan beberapa yang lain masih sadar, mengaji bersama. Saat itu entah kenapa aku malah berlari menjauh dari kerumunan orang-orang seperti ada yang mendorongku.

Aku terus berlari dan berlari sampai aku pun berhenti ditengah-tengah hutan. Sekelilingku hanya pohon-pohon tinggi, aku duduk berjongkok. Entah apa yang membawaku kesana, disana aku seperti mendapat sebuah keberanian. Aku mencoba duduk bersila dan memejamkan seluruh inderaku, dari telinga lalu penciumanku.

Aku memejamkan mataku, aku mulai berkonsentrasi dan sebuah angin mulai terasa melewatiku seperti ada seseorang yang jalan didepanku. Dan mulai terdengar suara langkah didepanku, aku masih menutup mataku. Perlahan aku mengangkat kedua tanganku dan mulai mencoba meraba apa yang ada didepanku. Dan astaga aku memegang sebuah pundak dan aku raba lagi ke atas, terasa olehku seperti rambut.

Tak sengaja aku pun memegang wajahnya. Begitu dingin, aku bisa merasakan ada hidung dan bibir. Nampaknya didepanku sudah hadir sesosok wanita berambut panjang, seketika aku membuka mataku dan tidak ada sosok apapun didepanku. Akupun langsung berlari ke tendaku, namun aku tidak dapat menemukan tendaku. Sepertinya aku hanya berputar disini saja dan lagi-lagi aku temukan pohon yang sepertinya sama.

Aku sangat ketakutan, aku terus mencari-cari jalan keluar sampai aku lihat sebuah cahaya lampu dan aku coba mengejar cahaya lampu itu. Itu lampu senter, dan sepertinya seseorang yang mencariku lalu aku pun mengejarnya. Orang didepanku pun berhenti dan menungguku, saat sampai yang aku lihat ternyata bukan teman-temanku melainkan orang lain. Mereka bertiga membawa senter dan tas besar, terlihat seperti baru datang.

“Maaf saya kesasar, saya lagi cari tenda saya namun tempatnya agak luas” Orang-orang itu hanya menatapku saja, disana aku merasa mulai tidak enak hati. Sampai sebuah senter dari arah belakang menyorot ke arahku. Belum sampai 4 detik aku melihat ke arah belakang yang ternyata temanku, saat aku melihat tiga orang yang tadi bersamaku mereka sudah tidak ada.

Rangga segera menghampiriku dan bertanya apa yang aku lakukan sendirian disini, rangga juga bilang anggota yang kerasukan sudah pulih semua. Aku hanya bisa terdiam sambil berjalan kembali ke arah tenda. Waktupun berlalu dan aku sampai di kost, aku segera membersihkan diriku lalu menuju kamar. Aku menghela nafas dan mulai mencoba untuk tidur, aku menarik selimut dan menarik guling lalu memejamkan mata berusaha untuk tidur sampai.

Guling yang aku peluk ini terasa lain, aku merasa memegang sesuatu dan ini seperti rambut lalu disaat aku membuka mataku. Sesosok wajah tepat didepan wajahku, matanya melotot dan mulutnya menganga lebar. Aku langsung menendang guling itu sekuat tenaga dan segera mungkin menyalakan lampu dan tidak ada apa-apa hanya sebuah guling.

loading...

Aku menjadi tidak tenang untuk tidur, dan langsung pindah ke kamar sebelah. Temanku membuka pintu sambil keheranan dan aku bercerita kalo tadi aku melihat hal-hal aneh dikamarku. Temanku lalu bertanya tentang temanku yang datang bersamaku, seorang teman? tadi jelas-jelas aku datang sendirian. Tapi dia bilang, aku datang bersama seorang wanita yang ikut bersamaku. Sejak saat itu, selama beberapa hari aku tidak nyaman berada dikamarku.

Menurut temanku yang bisa melihat, dikamarku ada seorang wanita berambut panjang memakai baju seperti pendaki gunung. Dia sepertinya ikut denganku dari perkemahan waktu itu, dan sepertinya wanita itu meninggal disana dan sekarang mencari jalan pulang kepada keluarganya. Tak pikir panjang aku pun langsung pindah kost dan untungnya tidak ada gangguan lagi, pada akhirnya aku berjanji pada diriku sendiri untuk berhenti interaksi dengan makhluk lain dalam bentuk apapun.

Share This: