Ipang di Peluk Hantu

Salam kompak selalu buat sahabat KCH (Kumpulan Cerita Hantu), dimana pun berada. Terima kasih buat bang Jhon yang sudah publish juga merapihkan cerita saya. Terima kasih buat nona Fiolin Fradah and nona Agata Sindya, salam kenal buat author-author lainnya di KCH. Terima kasih buat teman-teman KCH yang sudah mau baca cerita saya.

Cerita nyata malam minggu, 2004, singkat cerita kami nongkrong dibelakang rumah icay, oh iya lupa malam itu ada aku, Icay, Bowok, Javan, Ipang, kami berlima. Sedang asyik ngobrol gak berapa lama icay pamit untuk tidur.

Icay: Lim, Van, Wok, Pang semuanya. Aku tidur duluan ya? Ngantuk nih sudah jam 01:00 malam, kalau kalian mau nginap buka saja pintunya aku gak kunci.

(Kami semua bersahutan oke Cay). Oh iya dibelakang rumah icay ada masjid dan pohon belimbing yang sudah tua. Karena tuan rumah sudah tidur duluan, tinggal kami berempat aku, Bowok, Javan, Ipang.

Bowok: baru jam 01:00, sudah tidur saja cay, ini kan malam minggu.
Icay: ngantuk berat wok!
Javan: Lim lapar banget nih perut. Kita cari makan yuk?
Bowok: ide bagus van. Perut aku juga lapar nih! Gimana lim kita makan nasi goreng?
Salim: *yups oke dech! Pang kamu kok diam saja sih?

loading...

Ipang: *hmm gak apa lim! Aku gak ikut dech kalian saja! Aku tunggu disini.
Bowok: huh mau enak saja, kamu Pang!
Javan: biarin saja wok, ayo kita pergi.
Ipang: ngantuk banget wok sumpah! aku bungkusin saja ya?
Bowok: oke dech kalau begitu.

(Kami pun pergi beli nasi goreng). Sampai ditempat nasi goreng kami pun makan dengan lahap bertiga. Sehabis makan kita bayar dan 1 dibungkus buat si ipang. Setelah selesai kami bergegas menemui ipang dirumah icay.

Bowok: loh ipang kok gak ada van?
Javan: *hmm pasti dia pulang.
Salim: nasi gorengnya bagaimana ini?
Bowok: ya sudah bawa pulang saja lim buat ibu kamu.

Salim: ya sudah ngomong-ngomong kita gak nginap dirumah icay?
Javan: kita pulang saja lim.
Salim: ya sudah, aku pulang ya. Kalian enak rumahnya berdekatan, aku pulang van, wok.
Bowok: iya hati-hati lim.

(Sampai rumah aku masuk kamar terus tidur). Pagi harinya ipang datang kerumahku dengan wajah yang kesal juga tahan tawa yang dia sembunyikan, ipang langsung bertanya.

Ipang: Lim kamu semalam sebenarnya kemana sih bareng teman-teman, beli nasi goreng saja hampir 2 jam!
Salim: kamu sendiri kemana? Pulang diam-diam saja, nasi goreng jadi lebih 1 bungkus.
Ipang: ah kalian tega, beli nasi goreng lama banget, aku dipeluk kuntilanak waktu tidur tunggu kalian *huft.
Salim: kok bisa?

Ipang: begini ceritanya. Waktu kalian pergi beli nasi goreng, aku tuh ketiduran! Sudah angin malam dingin banget, tidurnya diluar dekat pohon belimbing lagi! Saat tidur tuh kenapa badan aku jadi hangat ya, seperti ada yang peluk aku dari belakang? Setelah itu aku langsung bangun. Lah kok ada perempuan baju putih rambut panjang? perempuan itu kaget, aku juga kaget.

Sambil ketawa cengengesan perempuan itu terus terbang *hihihi. Aku langsung teriak kuntilanak! Waktu aku amati kuntilanak itu terbang kearah kanan. Aku lari kearah kiri sambil lari terbirit-birit dan menabrak seng, si*lan kataku.

(Secara spontan aku malah balik arah! Kearah kanan mengikuti kuntilanak yang terbang *haha).

Ipang: *apes lagi, *apes lagi, benar-benar ketakutan aku malam itu, rasa jantung berhenti berdetak *huft, gak mau dech bertemu hantu lagi, sudah tunggu kalian lama banget.

Salim: *haha iya maaf, maaf Pang.
Ipang: ya sudah aku maafin, nasi gorengnya mana?
Salim: sudah jadi bubur kali pang.

Jangan pernah baca ini sendirian! Cerita lain aku “kerasukan jin durasi pendek lucu dan Ipang melihat penampakan“. Maaf ceritanya gak seram! Terima kasih buat sahabat KCH (Kumpulan Cerita Hantu) yang sudah mau baca cerita ini.
Facebook: Salim.

Salim

Salim

Kasih sayang terhadap sesama, walau pun kita berbeda agama dan ras. Kita berbeda-berbeda bahasa namun tetap satu tujuan (Bhineka Tunggal Ika).

All post by:

Salim has write 16 posts

Please vote Ipang di Peluk Hantu
Ipang di Peluk Hantu
Rate this post