Jam 12 Malam

Mitos pada jam 12 malam bukan hanya milik masyarakat Indonesia. akan tetapi masyarakat luar negeri sepertinya juga setuju jika jam sudah tepat menunjukan angka 12 malam dirasa memiliki aura mistis tersendiri. Anda tentu ingat dengan beberapa cerita fiktif dari luar yang selalu menyantumkan “jam 12 malam” sebagai salah satu syarat pentingnya. Coba saja lihat kisah Cinderella, dia akan berubah menjadi miskin kembali ketika tepat pukul 12 tengah malam. Misteri jam 12 malam yang dimiliki Cinderella ini hingga kini masih terus abadi.

Diceritakan bahwa Cinderella yang cantik dan baik hati itu diubah menjadi seorang putri yang cantik oleh peri, sehingga Cinderella bisa menghadiri pesta dansa yang diadakan pangeran tampan. Tepat pada saat 12 malam, semua sihir yang diberikan peri tersebut hilang. Cerita Cinderella ini sebenarnya sama sekali bukan cerita hantu, yang menjadi misteri jam 12 malam dalam cerita ini adalah, mengapa sihir tersebut hanya bisa bertahan sampai jam 12 malam? Pertanyaan sederhana tersebut memberikan kesan menyeramkan.

loading...

Cerita lain yang menyiratkan misteri tengah malam tepat jam 12 adalah cerita tentang berubahnya manusia menjadi seekor serigala. Cerita manusia serigala ini bisa jadi merupakan salah satu film horor klasik yang dimiliki dunia perfilman. Dalam film tersebut si manusia serigala akan berubah menjadi serigala tepat jam 12 malam saat bulan purnama.

Ketika jam sudah di angka 12 malam tiba, manusia itu perlahan berubah menjadi serigala. Bulu-bulu ditubuhnya mulai tumbuh, moncong serta telinga khas serigala juga mulai muncul. Misteri jam 12 malam pada film jenis ini jauh lebih menakukan daripada misteri yang dimiliki Cinderella. Indonesia juga tidak kalah eksis dalam menawarkan cerita misteri jam 12 malam. Sejak lama, kisah kuntilanak, pocong dan berbagai jenis hantu yang lain, termasuk kisah para peri pun terjadi pada jam 12 malam.

Kemunculan makhluk-makhluk tersebut menjadi daya tarik istimewa setiap jam 12 malam tiba. Misteri jam 12 malam disebabkan mungkin karena malam selalu identik dengan kegelapan. Di saat langit menghitam dan semua menjadi bayang-bayang sehingga orang beranggapan setan akan muncul pada saat tersebut. Sah-sah saja beranggapan semacam itu karena setan menyukai kegelapan dan malam adalah saat manusia lengah. Mereka sedang tertidur dan dalam keadaan tidak sadar, maka tipu daya setan akan semakin canggih saat malam tiba.

Malam adalah tempat sugesti semesta, apalagi tepat pukul 12 malam. Ini adalah saat bergantinya hari. Waktu menunjukkan pada titik 0 dan ini waktu yang tepat untuk menyugesti manusia. Konon kabarnya, ketika waktu pada titik 0 maka emosi manusia pun pada titik nol. Kesan misteri jam 12 malam pun tidak bisa dihindarkan.

Jika emosi manusia pada titik nol maka isme apa pun akan mudah masuk pada pribadi seseorang. Oleh karena itu para dukun atau para penyihir akan meniupkan kutukannya selepas tengah malam. Dan setan-setan akan lebih senang jika bekerja di malam hari karena manusia lebih mudah diperdaya. Tak heran jika misteri jam 12 malam banyak bermunculan dan selalu erat dengan gaib. Meskipun pada dasarnya setan itu akan muncul kapan saja dan di mana saja.

Mereka tidak mengenal waktu ketika menggoda manusia. Hanya malam adalah waktu tepat untuk menjerumuskan manusia pada jurang kenistaan yang paling dalam. Jam 12 malam pun menjadi waktu yang identik dengan kemunculan makhluk-makhluk gaib hingga akhirnya melahirkan sebuah cerita misteri jam 12 malam. Coba saja perhatikan ritual-ritual gaib yang dilakukan banyak orang di berbagai belahan dunia ini.

Pasti dilakukan tengah malam. Kerana malam adalah waktu yang sepi sehingga mudah untuk konsentrasi. Hampir semua makhluk sedang beristirahat saat malam kecuali para nokturnal. Ritual-ritual itu semakin menambah kental cerita tentang misteri jam 12 tengah malam yang sudah beredar di masyarakat. Pada saat kita sedang tertidur maka aura yang kita keluarkan cenderung lebih natural, tidak terpengaruh aura siapa pun sehingga aura dunia ini cenderung lebih tenang dan tidak kacau.

Karena itu malam menjadi pilihan para setan untuk menjalankan kejahatan. Aura yang netral menyebakan mereka lebih leluasa untuk menggoda manusia. Misteri ini selalu mengiringi setan-setan tersebut hingga terciptalah berbagai cerita hantu yang identik dengan jam 12 malam. Maka dari itu ada sebuah kepercayaan, jika orang biasa tidur lewat dari jam dua belas malam maka dia akan sulit terkena pengaruh sihir, baik santet atau pelet. Karena jiwanya masih sadar ketika waktu menunjukan titik nol. Meskipun tidak sejalan dengan logika, cerita misteri jam 12 malam ini nyatanya tetap bertahan hingga kini.

Share This: