Jangan Bermain Permainan Hantu

Hai perkenalkan nama aku M.Rizki.Syahputra biasa di panggil rizki. Langsung saja ya ceritanya tentang permainan hantu. Pada hari itu tepatnya hari kamis malam jumat bulan Ramadhan tahun kemarin. Saya di ijinkan bergadang sama orang tua, saya bermain permainan hantu bersama teman teman di rumah toat, sebut saja namanya zaki, vemas, denisa, ayu, azlia, faiz, saya dan toat.

Kami ada delapan orang bermain permainan hantu. Zaki mengambil kertas hvs di bangku. Ayu mengambil dua pensil di dekat pintu. Kami bermain di teras, saya yang menulis lagunya. Nih saya kasih tau lagunya “Yes no yes no boneka anabel bermain bermain yes no yes no”. Zaki menaruh pensil di tengah kertas hvs berbentuk seperti huruf tambah.

Lalu kami nyanyikan lagunya, setelah kami nyanyikan lagunya, pensil yang atas bergerak sendiri menunjuk ke salah satu teman kami yaitu Zaki. Lalu Zaki disuruh mengambil buah di pohon mangga yang banyak setan nya, Zaki langsung memanjat pohon dan mengambil buah, tapi pas Zaki mau turun dari pohon, Zaki seperti kesurupan gitu seperti teriak teriak.

loading...

Lalu saya dan teman teman yang lain menolong Zaki yang sedang kesurupan, pas kami tolong, malah tambah ngamuk jadi terpaksa kami panggil pak ustadz. Setelah sampai di rumah pak ustadz kami ketok ketok pintu pak ustadz, lalu pak ustadz keluar.

Ustadz: Ada apa sih? Malam malam gini.
Kami: Pak ustadz tolongin kita pak ustadz, Zaki kesurupan.
Ustadz: Zaki Kesurupan? Dimana?
Kami: Dekat rumah Toat pak ustadz, di pohon mangga itu.
Ustadz: Baiklah Ustadz manggil warga dulu. Kalian tunggu di rumah toat ya.
Kami: Baik pak.

Setelah itu kami kembali ke rumah toat, sambil nunggu pak ustadz sama warga. Yah jadi kami nonton aja Zaki yang kesurupan. Sudah lama kami menunggu akhirnya pak ustadz dan warga datang juga. Warga Memegang Zaki, pak ustadz membaca ayat ayat Al-Quran. Setelah itu setan nya keluar, akhirnya Zaki sadar. Pak ustadz bertanya kepada kami.

Ustadz: Kalian lagi main apa? Sampai Zaki kesurupan gitu?
Kami: Lagi bermain permainan hantu pak.
Ustadz: Oh, ya sudah lain kali kalian jangan bermain permainan Hantu lagi ya.
Kami: Iya pak.

Lalu salah satu dari teman kami yaitu Faiz Bilang,

Faiz: Eh kertas yang bekas kita main permainan hantu dimana?
Kami: Gak tau.

Lalu pak ustadz dan warga dan kami mencari kertas yang bekas kita main permainan hantu. Lalu Zaki menemukan kertasnya, lalu pak ustadz menyuruh Zaki untuk merobek kertas itu. Lalu Zaki merobek kertas itu, setelah itu pak ustadz berpesan untuk jangan lagi bermain permainan hantu. Lalu kami menjawab iya pak, dan setelah itu semuanya pulang kerumah masing masing. Jangan pernah di tiru dan di coba ya, mengenai permainan hantu.

Share This: