Jangan Login

Hay sobat lagi nih cerita yang aku baca di aplikasi cerita menurut aku seram tapi kalian? Baca saja pokoknya Facebook memang website sosial media, itu sudah umum. Akun FB-ku sudah ada 2. Yang satu untuk main game online, dan satu lagi untuk yang lainnya. Aku sangat senang dengan teman dunia mayaku. Membuat lelucon, sampai membuat hal yang menarik bisa kulakukan dimana saja dan kapan saja. Kau tahukan serunya FB itu?

Lisa dan Rendi adalah teman sosial mediaku. Walaupun aku tak pernah ketemu, tapi dengan chatting dan sering saling melihat dengan video call, membuat kami dekat. Sekarang aku dan Rendi sedang chatting, tanpa Lisa. Biasanya Lisa meng-inbox atau mem-video call aku duluan. Tapi akhir-akhir ini, sudah 8 hari dia belum login. Lisa orangnya sangat dermawan, walaupun keras. Aku tahu dia lewat kata-kata yang dikirimnya, walaupun aku tidak tahu sifat aslinya.

“Malam *bro!” inbox dari Rendi datang.
“Malam juga. Bagaimana kabarnya?” balasku.
“Seperti biasa, selalu menantikan wanita idaman” candanya.
“*Haha. Kau selalu jomblo juga *bro?” balas candaku.
“Kau sudah tahu kasus Lisa?” tanyanya.

Pertanyaan itu membuatku terkejut. Pandangan mataku tak terpindah sedikit pun.

“Ah, sejak kapan dia punya kasus? Tapi aku tahu, disetiap kehidupan pasti ada masalah. Terlalu dini untuk tidak percaya” ocehku dalam hati.
“Memang kasus apa?” tanyaku.
“Dia membuka website www.role_to_dead.com. Dan setelahnya, dia hilang” jawab Rendi.
“Dari mana kau tahu?” tanyaku lagi.

loading...

Tapi dia tidak membalas pertanyaan itu, namun FB-nya tetap On. Biasanya dia cepat untuk membalas, aku rasa dia sedang membuka website yang lain. “Rendi” balasku lagi. Aku mengirimkan balasan sampai 7 kali, tapi tetap saja dia tidak membalas. Aku semakin curiga. Kemudian aku menggunakan video call untuk memanggilnya, dan akhirnya dia menjawab. Di layar laptopku kulihat Rendi menundukan kepalanya. Apa yang dia lakukan?

“Hallo Rendi” aku mencoba menyapa, tapi dia tidak bergerak. Di dalam ocehannya yang ringan dan sedikit tersedak, sehingga suaranya tidak begitu jelas, aku mendengar, “jangan login, atau kamu akan”. Suara itu membuatku takut. Bulu kudukku tiba-tiba merinding. “Apa maksudmu?” balasku dengan suara ketakutan. Tapi hubungan kami mati. Aku tidak bisa lagi melanjutkan obrolan kami.

“Apa yang terjadi?” kataku dalam hati yang semakin penasaran. Kucoba melihat ulang inbox dari Rendi. Aku lihat website yang tadi dikirim Rendi. Kubuka website itu, dan akhirnya aku masuk. Yang pertama terpampang disana adalah kalimat yang bertulis: “Login by your Facebook. Here you can look after death”. Aku penasaran, aku pun Login. Tiba-tiba Beranda dan kronologi FB-ku memerah, aku jadi takut. Kucoba Logout, tapi tidak bisa, aku pun memilih mematikan laptopku. Tapi tiba-tiba layar laptopku menjadi merah tua, diiringi dengan suara yang kasar seperti angin ribut.

Tiba-tiba tubuhku kaku, aku tidak bisa bergerak. Kucoba menggerakannya, tapi sia-sia. Akhirnya tubuhku bergerak dengan sendirinya, seperti ada sesuatu dalam tubuhku. Aku melawan, tapi tak mampu. Kakiku berjalan menuju dapur. Di sana aku mengambil pisau dengan sendirinya. Aku mencoba mencegah, tapi aku tak bisa. “Apa yang terjadi?” pekikku dalam hati. Ketakutanku mulai bertambah ketika pisau itu berada didepan leherku.

Aku berontak, tapi tubuhku tetap tidak bisa digerakkan. Otakku mati rasa. Aku hanya berteriak didalam hati saja. Darah merah segarku keluar seketika benda tajam itu menyayat leherku. Aku kesakitan, penglihatanku mulai memudar, dan sedikit demi sedikit aku tak sadarkan diri. Setelah itu aku berada didunia merah, dan banyak sekali orang disekelilingku, termasuk Lisa dan Rendi. “Welcome *bro”.

Adymas Art

Adymas Art

Seorang yg suka ngedit foto ,tapi sering diganggu setan ,,…….
suka nonton anime (Naruto,Boruto,Boboiboy Galaxy),suka baca/tulis cerita jangan lupa di add
Fb: Adymas Art
Instagram:@adymas_art

All post by:

Adymas Art has write 98 posts

Please vote Jangan Login
Jangan Login
Rate this post