Jangan Pernah Baca ini Sendirian!

Sudah lebih dari 1 tahun aku menjadi pembaca setia di website cerita-hantu.com ini. Tulisan ini “Jangan Pernah Baca ini Sendirian” sering aku lihat ketika membuka website cerita-hantu.com dan tulisan itu memang seperti memiliki kekuatan mistis, *hehe. Jujur sih dalam hati aku “ah, ini cuma mau cari sensasi saja, masa iya cuma membaca cerita-cerita begini saja harus lebih dari satu orang” hal itu yang terlintas dalam benak ketika aku akan membaca kisah hantu yang ada di sini.

Namaku Dulz, aku tinggal di rumah sendiri. Rumahku tidak terlalu besar bisa di bilang seperti kostan dan aku suka sekali dengan kisah-kisah hantu yang ada di website ini. Apalagi ketika membaca kisahnya di saat malam hari, dan juga sendirian. Sedikit agak membuat bulu kuduk merinding. Awalnya aku tidak begitu yakin dengan namanya hantu, sampai aku membaca kisah ini tengah malam dan mengalaminya sendiri.

Percaya atau tidak terserah pada kamu yang membacanya. Dan, aku cuma mau ingatkan sekali lagi untuk mengikuti apa yang tertera di tulisan itu, untuk jangan pernah membaca ini sendirian. Kejadian ini nyata, terjadi padaku beberapa minggu yang lalu, begini kisahnya. Terkadang kesibukanku di dalam dunia internet membuatku harus lebih fokus dalam mencari pemasukan setiap bulannya (publisher, marketing online dan segala macam aku lakukan).

loading...

Hal ini juga yang membuat aku lebih banyak diam di rumah dan keluar hanya pada saat ada teman yang mengajakku untuk mengobrol, sambil bersantai sejenak untuk menghilangkan kejenuhan di dalam rumah. Aku ingat sekali malam itu jam menunjukan 20.00 aku masih terduduk di depan laptop sambil browsing dan sesekali melihat situs jejaring sosial di internet. Lagi asyik-asyiknya chatting bersama temanku, terlihat sebuah posting dari cerita hantu dengan judul “Hantu Kuntilanak Rumah Sakit”, cari saja menggunakan kotak search di website ini.

Karena sudah terbiasa baca dari atas terlebih dahulu, tanpa menggulirkan scroll di mouse ke bawah jadi berasa menikmati ceritanya, jadi aku melihat adminnya menulis jangan pernah baca ini sendirian. Namun, saat itu aku menghiraukan tulisan yang di tulis admin tersebut. Selanjutnya aku pun mulai membaca kisahnya. Ceritanya sangat menarik dan seram, hingga membuat bulu kuduk merinding.

Malam itu setelah selesai membaca kisah tersebut, aku sudah sangat mengantuk sekali ingin tidur. Ku lihat jam sudah menunjukan 11.00 malam dan aku pun bersiap untuk tidur. Sesaat setelah kumatikan laptop dan bergegas untuk tidur, terdengar suara pintu seperti diketuk “tok, tok, tok”. Langkahku seketika terhenti dan mencoba mendekati pintu.

“De? De?” ujarku sambil memanggil nama temanku (Dede) yang terbiasa mengetuk pintu malam hari. Karena dia memang suka tidak bersuara, atau memanggil namaku ketika mengetuk pintu. Lalu aku membuka pintu dan ku lihat ternyata tidak ada siapa-siapa. Aneh, pikirku. mungkin itu berasal dari tetangga sebelah yang suara ketukannya menggema ke arah kamarku. Karena aku tidak mau memikirkan hal-hal yang negatif, aku pun akhirnya menuju tempat tidurku.

Beberapa hari kemudian, aku tetap melanjutkan aktivitas seperti biasa. Hingga aku membaca sebuah cerita dengan judul “Kuntilanak Jembatan Citarum” cari juga menggunakan kotak search di website ini jika belum pernah membacanya. Setelah selesai membaca kisahnya aku kembali teringat dengan suara ketukan pada pintu yang pernah aku alami sebelumnya.

“Apakah ini kebetulan atau mungkinkah?” tanda tanya besar yang membuatku penasaran dengan kejadian yang pernah aku alami. Sampailah pada malam itu kebenaran akhirnya terungkap, ketika sedang browsing secara langsung aku menemukan artikel “Ada Apa dengan kata Mantra (Jangan)” search di google untuk mengetahuinya.

Saat itu jam menunjukan sekitar 11.45 malam, aku yang belum bisa tidur masih terbuai dengan cerita yang ada di sini. Tidak lama kemudian, terdengar kembali suara ketukan dari pintu. “Tok, tok, tok” perasaanku mulai tidak enak, jantungku berdebar kencang. Karena penasaran yang luar biasa, aku memberanikan diri untuk mengintip dari balik jendela pintu. Dan ternyata memang benar kejadian tersebut terulang kembali, tidak ada siapa-siapa didepan pintu.

Aku buka pintu dan langsung berucap “jangan ganggu, saya tidak pernah mengganggu kamu” lalu aku menutup pintu. Belum satu detik aku menutup pintu, dari arah tempat tidurku terdengar suara dengkuran seseorang, yang konon jika ada suara dengkuran itu berarti pertanda “pocong” dan disusul dengan bau melati.

Bulu kuduk langsung meremang seketika, aku terdiam seperti tidak bisa bergerak. Aku membaca doa sebisa yang aku tau, aku juga tidak berani melihat kebelakang ke arah tempat tidurku dan mencari tau suara dengkuran itu. Aku yang masih berdiri didekat pintu lalu membuka pintu dan pergi keluar. Sambil sudut mataku sebelum menutup pintu melihat ke arah tempat tidurku. Dan yang ku lihat di atas tempat tidurku tidak ada apa-apa.

Namun aku sudah terlanjut takut, aku segera pergi ke rumah temanku dede, dan ikut tidur untuk sehari ini. Keesokan harinya aku kembali ke rumah lalu memanggil ustad untuk membersihkan makhluk-makhluk tak kasat mata yang berada didalam rumahku. Akhirnya setelah semuanya selesai, tidak ada lagi gangguan di dalam rumahku. Dan sampai hari ini, ketika aku akan membaca cerita yang ada di website cerita-hantu.com ini, aku pasti akan memanggil salah seorang temanku untuk menemaniku membacanya.

Ini terserah pada kamu semua yang membaca ceritaku ini, mau di bilang aku penakut dan tidak berani. Tapi yang pasti aku sendiri mengalami kejadian menyeramkan itu, dan selalu ingat untuk “(jangan) pernah baca ini sendirian”. Semoga pengalamanku ini menjadi pelajaran penting bagiku juga bagi yang suka membaca cerita hantu, bahwa mereka itu memang ada dan sangat suka ketika kamu sedang “sendirian”. Terima kasih banyak dan salam untuk john KCH.

loading...