Jangan Pernah Menulis Cerita Hantu Sendirian

Kejadian ini terjadi kalau gak salah ingat pada hari selasa yang lalu. Saat itu aku baru saja sampai dikantor, setelah menyelesaikan beberapa pekerjaan, aku kemudian mulai menulis cerita “boneka putri“, sekedar informasi cerita boneka putri ini adalah cerita fiktif yang sebenarnya sudah lama ingin aku tulis bahkan sudah beberapa kali harus mengulang mengetiknya karena rasanya belum pas untuk menjadi cerita utuh ditambah lagi ideku sedang macet.

Baru kemudian pada hari itu ada kelancaran dalam ideku, ditambah ada kesempatan untuk menuliskannya kembali. Aku menulis cerita itu dengan tenang karena kebetulan teman-teman yang diruangan semua pergi keluar entah kemana (bukan urusanku juga *hehe). Saat mulai mengetik aku tidak merasakan ada hal-hal janggal yang terjadi. Aku menulis dengan santai dan lancar karena idenya mengalir lumayan lancar juga gak pakai macet.

Tetapi setelah sampai pada tulisan “sampai suatu hari saat bermain dipinggir sungai anak majikannya itu terjatuh dan hanyut sampai ditemukan meninggal” (untuk lebih jelasnya lihat cerita “boneka putri“), tiba-tiba aku merasakan bulu kudukku merinding, dibelakang sebelah kiriku aku merasakan ada yang hadir dan memperhatikanku menulis. *Deg-degan juga rasanya waktu itu, jadi aku berhenti dahulu menulis dan segera berkomat-kamit membaca doa.

Setelah rasanya sudah “tenang” baru kemudian aku melanjutkan tulisanku sampai selesai. Setelah itu aku baru berpikir, masa sih menulis cerita fiktif ada gaib yang ikut-ikutan datang atau baca, kalau cerita kisah nyata itu masih masuk logikaku. Singkat cerita akhirnya jam kantor sudah berakhir dan aku pulang kerumah. Baru kemudian malam harinya aku postkan cerita ini di website cerita-hantu.com, aku lupa jam berapa.

Setelah itu aku kemudian tertidur dan bangun sekitar jam setengah dua belas malam. Berpikir untuk shalat tahajud aku kemudian berjalan kearah kamar mandi untuk berwudhu. Nah didalam perjalanan kekamar mandi ini (walaupun dekat sih) aku merasakan hal yang sama seperti saat menulis cerita boneka putri. Aku berusaha menepis perasaan itu sampai kemudian aku masuk kamar mandi dan mengambil air wudhu.

Tepat pada saat membasuh muka dibayanganku ada sosok perempuan mengawasiku. Aku kemudian segera menoleh kearah pintu kamar mandi yang kebetulan tidak aku tutup dan sekilas aku seperti melihat bayangan sesosok wanita berdiri dan berjalan kearah gudang diruangan paling pojok rumahku, wanita itu kelihatan masih muda, bertubuh langsing dan memakai baju terusan panjang berwarna putih.

Walaupun itu cuma sekilas tetapi tetap saja bikin *deg-degan. Kemudian aku melanjutkan wudhu yang sempat terhenti dan segera keluar dari kamar mandi. Saat itu aku masih merasakan kehadiran sosok wanita itu. Setelah meminum segelas air aku kemudian berkata “siapapun gaib yang ada dirumah ini segera pergi karena jika sampai aku selesai shalat tahajud masih berada disini, maka aku akan mengusirnya dengan paksa”.

Setelah berkata begitu aku kemudain pergi untuk shalat tahajud didalam kamar. Setelah selesai shalat dan berdoa mohon perlindungan, aku kemudian kembali kekamar mandi dan gudang untuk mencoba merasakan apakah aura kehadiran sosok wanita itu masih ada disana. Syukurnya setelah sampai disana aku sudah tidak merasakan lagi aura dari keberadaan sosok wanita itu. Sampai kemudian aku kembali kekamar untuk beristirahat.

loading...

Nah point pentingnya nih kepada pembaca/penulis cerita hantu bisa juga buat bang john sepertinya kalimat pembuka bagi pembaca KCH yang bertuliskan Jangan Pernah Baca ini Sendirian harus ditambah menjadi Jangan Pernah Menulis Cerita Hantu Sendirian *hehe. Karena ternyata seperti yang aku alami mereka juga ikut datang saat kita menulis cerita khususnya saat sedang sendirian, walaupun yang kita tulis itu cerita fiktif. Seram kan. Sekian.

Yandi Lalu

Yandi Lalu

You Shouldn't Read Alone (english) » Ndak Bae Mece Mesak-Mesak (sasak) »Suka Segala Sesuatu Tentang Pesawat Khususnya Pesawat Tempur.» Menulis itu tidak mudah, jadi bagi yang ingin membagikan ceritaku sertakan nama penulisnya, karena menulis tidak semudah copy paste.» Ceritaku Orisinil kecuali yang bersumber dari link yang ditautkan diakhir cerita.»Facebook - Yandi Lalu »Instagram - @yandilalu

All post by:

Yandi Lalu has write 87 posts