Jangan Pulang Terlalu Larut

Hai, jumpa lagi dengan aldi yogasmara yak. Langsung saja ke topik cerita, dulu waktu saya masih SD saya sering mendenggar orang-orang tua bilang “nak jangan keluar lepas maghrib” dan saya pun agak heran kenapa tidak boleh keluar lepas maghrib ternyata. Pada jam 6:00 saya seharusnya sudah pulang namun karena keasikan main Play Stasion dengan teman saya jadi lupa waktu.

Saat itu saya akan beranjak pulang selepas main karena sudah terlalu sore saya menggambil jalan melewati sebuah perkebunan cengkeh agar lebih cepat sampai di rumah. Lalu teman saya yang benama saihul bilang “di, jangan lewat sana soalnya kata ayahku di sana banyak hantunya”. Aku menjawab ” hantu itu cuma mitos jadi buat apa takut” aku pun tetap lewat sana tanpa di temani siapapun.

Saat aku sudah berjalan, aku merasa ada yang mengikutiku dari belakang namun setelah aku menoleh tidak ada orang di belakangku. Di situ aku mulai agak takut, namun aku tetap melanjutkan perjalananku tiba-tiba ada suara “kresek.. kresek” aku berkata “siapa itu?” namun tidak ada yang menjawab. Saat sampai di perkebunan cengkeh aku mulai merinding seperti ada sosok makhluk yang bergelantungan di atas pohon, yang memakai baju putih dan rambutnya panjang.

loading...

Saat aku menoleh ke pohon, makhluk itu tiba-tiba menghilang dan berada di sampingku. Sontak aku pun langsung berlari sambil menangis sekeras mungkin. Namun sialnya makhluk itu tetap ada di sampingku. Setelah melewati gang itu, makhluk itu sudah tidak mengikutiku lagi. Lalu sampainya aku di rumah, ibuku sudah menungguku dari tadi di depan pagar rumah sambil berwajah cemas.

Lalu ibuku berkata “kamu itu kemana aja kok baru pulang?” sambil memeluk ku yang sedang menangis dan aku pun menjawab “bu aku takut tadi ada makhluk yang mengikutiku” setelah kejadian itu aku tidak berani main sampai maghrib lagi. Terimakasih sudah membaca cerita saya ini kisah nyata! Maaf kalau ada kesalah dan kata yang tidak pantas.

Share This: