Jebakan di Bukit Tengkorak

Hai namaku kafi, aku adik dari nasywa nur sabrina hasbullah kakak ku menceritakan tentang tangan berdarah dan kuburan angker bersuara. Aku akan menceritakan jebakan di bukit tengkorak, begini ceritanya terdapat sebuah bukit yang sering menyesatkan para pendakinya walaupun begitu masih banyak para turis yang pergi ke sana karena keindahan nya.

Aku dan kakak ku nasywa adalah pendaki gunung, kali ini untuk mengisi liburan, aku dan kakak ku ingin ke bukit itu menikmati indahnya bukit itu namun anehnya, aku dan kakak ku tersesat ke dalam hutan aku.

Aku : Perasaan tadi sudah lewat jalan ini? Kok kayaknya kita cuman berputar aja ya?
Kakak : iya.

Biasanya tak sesulit ini bagi kita buat ketemu jalan pulang. Ketika aku dan kakak ku mulai berjalan masuk ke dalam hutan. Aku dan kakak ku sangat heran karena ada sebuah rumah indah terang benderang, sangat tidak cocok berada di tengah hutan.

Aku : Wow coba lihat disana ada rumah mungil kak.
Kakakku :bagus banget kok bisa ada di hutan gini.

Tampak rumah itu sedang kosong hingga aku dan kakak ku langsung masuk dan aku melihat aneka hidangan lezat di atas meja, yang sangat menggoda untuk segera menyantapnya.

Aku : duh aku lapar sekali, kak.
Kakak : terpaksa kita makan dulu, entar kalo ada orangnya, baru kita jelasin.

Saat sedang makan hidangan yang lezat itu, tiba-tiba aku dan kakak ku dikejutkan dengan munculnya makhluk seram di depanku dan kakak ku. Kalian sudah makan umpanku kalian harus jadi pengikutku kata si hantu itu.

Kakak : waduh! makhluk apa itu kok tangan nya panjang banget si?

loading...

Aku dan kakakku segera lari keluar dari rumah itu, yang ternyata adalah jebakan buat para pelancong yang tersesat. Untuk di jadikan budak di hutan yang terkabut. Dan tiba-tiba rumah indah itu berubah menjadi tengkorak dan di namakan bukit hantu tengkorak.

Share This: