Jeritan Kematian

Assalamu’alaikum, jumpa lagi denganku. Ini adalah ceritaku. Ada keluarga yang pindah rumah di gedung bertingkat 27 , Ibu adik dan kakak, ayahnya sudah meninggal. Singkat cerita ada anak berumur 15 tahun namanya Mita. Ketika di siang yang panas, Mita sedang menjemur baju di loteng. “Duh panasnya, angin pun gak bertiup sama sekali, huft”. Tiba-tiba di pinggirnya ada seorang gadis dan gadis itu mendadak melompat turun ke bawah, tidak lama setelah itu terdengar jeritan orang-orang.

Mita pun sangat kaget dan segera lihat apa yang dilakukan gadis itu. Sewaktu melihat ke bawah, ia melihat gadis itu mati dengan kepala mengeluarkan darah. Lalu semua orang berdatangan melihat gadis itu dan datang polisi juga. Kemudian ketika malam Mita memikirkan gadis itu kenapa dia bunuh diri. Lalu datanglah seorang anak kecil berumur 6 tahun yaitu Ila adiknya.

“Polisi menanyaiku macam-macam bisa-bisa aku jadi stres,” ucap Mita ngomong sendiri.
“Kak Mita melihatnya, kan? Bagaimana orangnya?” tanya Ila adiknya.
“Itu sudah ditanyakan berkali-kali, tolong biarkan kakak, aku ingin melupakan itu secepatnya”.
“Tapi katanya. Karena meninggalnya di sini, berarti rohnya masih di sekitar sini selama beberapa hari. Berarti malam ini…” canda Ila.
“Hentikan, Ila!” ucap Mita sambil ketakutan.
“Ah. Cuman bercanda Kak”.
“Tidak! Gak mungkin dia berkeliaran malam ini. Semoga dia pergi dengan tenang” ucap Mita dalam hati.

loading...

Malam harinya setelah berbincang bincang, Mita tidur satu kamar dengan adiknya. Tiba-tiba jendela di ketuk dari luar. (Tok, tok, tok, tok). “Siapa sih malam-malam gini?” ucap Mita dalam hati. Lalu kemudian Mita membuka jendela dan anehnya di luar tidak ada siapa-siapa. Sesaat kemudian. *Tes. Tes. “Apa ini?” terdengar suara darah yang jatuh.

Lalu ketika Mita melihat ke atas, dia terkejut karena dia melihat ada Kuntilanak. Dan dia sempat berpikir bahwa kuntilanak itu sangat mirip dengan gadis yang bunuh diri tadi. Mita pun ingin minta tolong, tapi anehnya tubuhnya tidak bisa digerakkan dan suaranya pun tidak bisa keluar sama sekali. Mita pun ketakutan dan Beberapa jam kemudian Mita bangun dan sadar bahwa itu hanya mimpi.

Mita langsung memeluk adiknya sambil menangis dan masih ketakutan. “Kak Mita mimpi buruk ya… Maafkan aku ya kak” Ila minta maaf pada kak Mita. “Aku mimpi ada banyak wanita yang ingin mencekikku. Tapi syukurlah itu hanya mimpi. Tapi?! Kenapa di bajuku ada darah dan baunya pun anyir.

KCH

Salma Siti Fatimah

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

Salma Siti Fatimah has write 2,694 posts