Kakek Penjual Buku Cerita Horor

Ini adalah kisah nyata yang saya alami sendiri. Bermula pada saat saya kelas 6 SD. Saat itu kami perpisahan pergi ke suatu tempat wisata yang jaraknya dari sekolah kami adalah ±100 km. Kami pergi pada pukul 07.30 pagi dan sampai di tempat wisata pada pukul 12.30 alias 5 jam perjalanan.

Di sana kami bermain riang hingga akhirnya pada pukul 06.15 kami berangkat pulang. Pada pukul 10.15 ± tinggal 20 km lagi ke sekolah, semua orang sudah terlelap kecuali aku yang sedang membaca buku (karena itu kegemaranku) teman perempuanku yang ada di depan sedang main gadget, dan guru perempuanku yang sedang mengkeloni anaknya yang masih kecil.

Setelah 5 menit berlalu, ada seorang kakek yang menyetop sopir (sopir kira mau numpang, jadi sopir berhenti karena kasihan). Sang kakek masuk dan berkata pada sopir, “mas tunggu bentar ya, saya cuma mau jual buku cerita” sopir pun menaati perintah kakek itu. Kakek itu tampangnya seram, berpeci, baju warna kuning luntur dan sendal jepit. Ia menawarkan bukunya padaku.

“Nak, kamu mau beli buku cerita punya kakek?”.
“Boleh kek, tapi saya lihat-lihat dulu ya kek bukunya”.
“Boleh, boleh, silahkan”.
“Kek, ada gak buku yang best seller kek?”.
“Ada nih buku cerita horor best seller yang seram banget, tapi harganya mahal”.
“Berapa harganya kek?”.

“100 ribu nak”.
“Busyet, mahal bener kek”.
“Ia, karena persediaan terbatas jadi agak mahal”.
“Ya sudah kek ini uangnya”.
“Makasih ya nak”.
“Ia kek”.

Setelah aku membayar buku cerita horor itu, aku diberi pesan kalau halaman terakhir jangan dibuka nanti menyesal. Aku perhatikan sang kakek keluar bus dan jalan menuju hutan (samping kiri bus) dan lenyap dalam kegelapan. Sopir melanjutkan perjalanan dan aku membaca buku itu. Kulihat kalau penulisnya itu “kr.amat” kalau di sambung jadi keramat. Aku menyadari kalau buku ini keramat tapi aku tidak takut, aku langsung membuka buku itu dan membacanya, seram juga sih.

loading...

Tiba-tiba kulihat buku itu sudah habis kubaca kecuali halaman belakang. Aku bingung ingin dibuka tapi takut nyesal, kalau gak dibuka penasaran. Akhirnya aku memutuskan untuk membuka halaman terakhir. Saat aku pegang halaman terakhir (siap untuk dibuka) bulu kudukku berdiri, angin malam bertiup kencang, dan keringatku bercucuran membasahi sekujur tubuhku.

Aku memberanikan diri untuk membuka halaman terakhir. Saat sudah terbuka”astaghfirullah” kubaca halaman belakang itu berisi. Penulis “kr.amat”, penerbit “PT. Buku Seram”, judul buku “Misteri Bus Malam”, dan yang membuatku pingsan adalah, harga termurah “10.000 rupiah”.

Semenjak hari itu aku gak pernah beli buku sembarangan kecuali di toko buku. Aku merasa ditipu oleh kakek itu, huft bodoh banget. Sekian cerita saya, memang gak terlalu seram malah terkesan sedikit lucu tapi ini kisah nyata pengalamanku.

KCH

hafiz kun jr

Sekedar kembali mengingatkan. "Jangan pernah baca ini sendirian" :)

All post by:

hafiz kun jr has write 2,694 posts