Kaki Siapa?

Hari ini ngantuk sekali *gegara semalaman gak bisa tidur karena harus mengerjakan suatu pekerjaan yang harus selesai sebelum pagi hari tiba. Oke pembaca KCH intro tadi gak penting jadi kita mulai saja cerita ini. Pertama-tama, ini adalah cerita yang dialami oleh temanku yang sebenarnya kejadiannya belum terlalu lama dan baru dia ceritakan kepadaku.

Dalam cerita ini aku menambahkan beberapa detail menggunakan kata-kataku sendiri tanpa mengubah alur dan keaslian cerita, karena dia cuma menceritakan secara garis besar kejadiannya. Temanku ini tinggal disebuah rumah yang cukup besar bagi kami yang melihatnya. Rumahnya besar dan luas itu karena dulunya dia tinggali bersama 7 orang saudaranya walaupun sekarang sudah mulai pindah karena telah berkeluarga dan akhirnya dia sendiri yang mengurus rumahnya.

Ruang keluarga dan dapur sebenarnya menjadi satu tetapi kemudian dibatasi oleh sebuah sekat kaca buram yang yang pada bagian bawah kacanya bening. Saat seseorang sedang makan dimeja makan maka akan terlihat bayangan siluet orang yang ada disana. Kejadian ini terjadi ketika saat itu temanku sedang mengadakan acara kumpul-kumpul beserta keluarga besarnya, jadi rumah saat itu ramai sekali dengan kedatangan beberapa kerabat yang dari daerah lain.

Suasana saat itu sangat meriah dan semarak dengan hadirnya pula beberapa anak-anak kecil keponakannya yang berlarian kesana-kemari bermain menyusuri rumah itu yang seolah kurang luas untuk tempat bermain anak-anak itu. Temanku dan saudaranya yang lain mengobrol-ngobrol diruang tamu dan diruang tengah, sedangkan sebagian lagi ada didapur menyiapkan makanan yang akan mereka santap saat makan siang.

Waktu itu kebetulan dia sedang ngobrol bersama salah seorang kerabatnya diruang tengah, rupanya saudaranya ini tertarik membahas pembatas ruangan yang menjadi sekat antara ruang tengah dan dapur yang hanya dibatasi oleh kaca buram bagian atasnya dan kaca bening bagian bawahnya. Saudaranya berkata “apa kamu tidak ngeri sendirian membuat sekat seperti itu?” dia berkata “ngeri kenapa? Ya tidaklah soalnya sudah biasa”.

Saudaranya berkata “ngeri sih, soalnya kamu cuma bisa melihat jelas kaki orang yang ada didapur sedangkan kamu tidak tahu siapa orangnya yang ada didapur?”. Dia berkata “walaupun tidak tahu siapa orang yang ada didapur tapi yang pasti itu orang karena kakinya kelihatan *hehe”. Saudaranya kembali berkata “betul juga sih yang kamu bilang, yang ngeri itu kalau tidak ada kakinya sedangkan bayangannya ada yang nampak *haha”.

Mereka berdua tertawa kemudian mengalihkan pembicaan membahas hal yang lain. Singkat cerita acara keluarga itupun berjalan lancar yang akhirnya sampai pada penghujungnya. Beberapa kerabat mulai berpamitan untuk pulang satu-persatu sampai akhirnya tinggal dia dan 3 orang saudara perempuannya yang masih membereskan sisa-sisa acara itu. Dia membereskan ruang tengah dan ketiga saudara perempuannya membereskan meja makan dan dapur.

Sambil membersihkan lantai dia memperhatikan pembatas ruangan itu terlihat jelas siluet bayangan ketiga saudaranya itu. Ingat percakapannya dengan salah satu saudaranya siang tadi dia iseng memperhatikan dan menghitung jumlah pasang kaki saudaranya yang ada didapur. Keterkejutannya terjadi saat itu, ternyata setelah dia hitung jumlah kaki yang terlihat dari kaca bening berjumlah 5 pasang dengan salah satu pasang seperti kaki anak kecil sedangkan jumlah siluet bayangan yang ada dikaca buram ada 3 orang, untuk kedua kalinya dia kembali menghitung jumlah kaki dan ternyata masih sama dengan sebelumnya.

Dia dengan segera berdiri dan berlari menuju dapur dimana ketiga saudara perempuannya sedang berada disana dan benar disana cuma terdapat 3 orang saudaranya saja dan tidak ada orang lain lagi. Dengan wajah pucat dia bertanya kepada saudaranya perempuannya “dik dari tadi apa bertiga saja disini?”. Saudaranya menjawab “ya, iyalah, memangnya mau ngajak siapa lagi?”. Dia kemudian kembali keruang tengah melanjutkan pekerjaannya membersihkan lantai sambil kembali menghitung jumlah kaki didapur yang sekarang sudah menjadi 3 pasang. Sekian.

loading...
Yandi Lalu

yandi

You Shouldn't Read Alone (english) » Ndak Bae Mece Mesak-Mesak (sasak) »Suka Segala Sesuatu Tentang Pesawat Khususnya Pesawat Tempur.» Menulis itu tidak mudah, jadi bagi yang ingin membagikan ceritaku sertakan nama penulisnya, karena menulis tidak semudah copy paste.» Ceritaku Orisinil kecuali yang bersumber dari link yang ditautkan diakhir cerita.»Facebook - Yandi Lalu »Instagram - @yandilalu

All post by:

yandi has write 87 posts