Keanehan Pada Diri Vina

Assalamualaikum sobat KCH and kak john yang ganteng (tapi bohong) *hehe bercanda kok kak john, jangan marah yach entar awet muda lo, eh maksudnya cepat tua. Ketemu lagi nich dengan Bismi gadis terimut dari Aceh (sok muji diri bilang imut). Oke dicerita ke-63 ini aku akan bercerita tentang keanehan pada diri vina. Kalian sudah pada tahu bukan kalau mata batinku sudah ditutup oleh kakekku? Tapi anehnya aku masih merasa akan kehadiran mereka. Oke lets go to story.

loading...

Tadi malam sekitar pukul 22.00, aku dan vina pulang ngaji bersama. Letak rumahku dan vina agak jauh dari pengajian, jadi kuputuskan untuk beristirahat sejenak dipos ronda. Pos ronda kampungku terletak didekat mushola yang sudah lama tidak digunakan, kenapa tidak digunakan lagi? Ya karena sudah ada yang baru musholanya. Saat sedang istirahat dipos ronda, tiba-tiba vina melepas jilbabnya.

“Vina kamu ngapain buka jilbab disini? Kalau dilihat orang kampung bisa dihukum kamu” kataku. “Panas” jawabnya pelan. Vina pun semakin menkibas-kibaskan tangannya kewajahnya. Perasaan malam ini udaranya dingin deh, kok vina kepanasan ya? Tanyaku dalam hati. Memang jilbab seragam pengajian kami sangatlah lebar dan besar, tapi aku tidak merasa kepanasan walau memakai jilbab besar ini.

Aku pun berkata dengan nada kesal, “vina cepat pakek jilbab kamu, ini Aceh vina bukan Jakarta” kataku. Tapi vina malah melotot padaku dan dia tersenyum lebar. Hatiku berdegup kencang, ada apa dengan vina? Aku berdiri dan kutinggalkan vina sendirian dipos ronda. Aku mulai berjalan dengan keringat dingin. Aku dengar langkah kaki dibelakangku, apakah vina mengikutiku? “Bismi Nadia”, seseorang memanggilku.

Langkahku terhenti, dan aku pun memberanikan diri untuk melihat kebelakang. Aku lihat vina berdiri tepat dibelakangku. “Kenapa kau meninggalkanku Bismi Nadia, apakah kau tidak mengenaliku?” tanyanya. Apa maksud vina berkata seperti itu, aku sangat bingung dibuatnya. Tak lama kemudian pamanku lewat dengan mengendarai motornya, dan kami pun diantar oleh pamanku sampai rumah.

Saat tiba dirumah vina, vina masih memperhatikanku dan malah tersenyum lebar padaku. “Mimi kenapa temanmu itu tidak memakai jilbab, jilbabnya hanya dipegang saja, kalau dilihat orang kampung bisa dihukum dia, dia tahu kan ini Aceh” tanya pamanku. “Entahlah paman, mimi tidak tahu, dia sangat aneh ketika dipos ronda tadi” jawabku.

Tak lama kemudian pamanku pun mengantarku sampai rumah. Sekian ceritaku, oh iya aku mau kasih tahu, kalau 2 hari lagi kakekku akan membuka mata batinku kembali, ya karena aku desak-desak terus sich *hehe. Wassalamualaikum.
Facebook: Bismi jasein

Bismi Jasein

Bismi

Facebook: Bismi jasein I Fans Anime Naruto From Aceh

All post by:

Bismi has write 89 posts